Suara.com - Aturan berbeda diterapkan pada final Piala AFF U-16 2022 antara timnas Indonesia U-16 vs Vietnam U-16. Akan ada extra time atau babak tambahan jika laga seri dalam waktu normal 90 menit.
Timnas Indonesia U-16 berhasil melaju ke final usai mengalahkan Myanar U-16. Skuad Garuda Asia menang di semifinal lewat adu penalti.
Sejatinya pada pertandingan tersebut, timnas Indonesia U-16 hanya imbang 1-1 dari Myanmar U-16 di waktu normal 90 menit. Akan tetapi, laga tidak memiliki extra time dan langsung adu penalti.
Pada akhirnya di babak adu tos-tosan tersebut, anak asuh Bima Sakti mampu menang dengan skor 5-4 usai Andrika Fathir Rachman menepis satu eksekusi dari lawan.
Nah, aturan berbeda diterapkan pada final Piala AFF U-16 2022. Jika skor seri dalam 90 menit, akan ada babak tambahan 2 kali 15 menit lebih dulu sebelum adu penalti.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Media Officer PSSI, Bandung Saputra saat ditemui di Stadion Maguwoharjo pada Jumat (12/8/2022).
"Iya ada extra time (sebelum penalti)," ujar Bandung Saputra saat dikonfirmasi Suara.com.
Sementara itu, Bima Sakti menjanjikan anak-anak asuhnya akan mengambil inisiatif serangan saat berhadapan kontra Vietnam pada laga final Piala AFF U-16 2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
"Vietnam merupakan tim dengan pemain yang militan dan pekerja keras, ngotot. Kami akan meredamnya dengan inisiatif (menyerang) dari awal," ujar Bima di Stadion Maguwoharjo, Kamis.
Baca Juga: 5 Pemain Timnas Indonesia U-16 yang Bisa Jadi Mimpi Buruk Vietnam di Final Piala AFF
Taktik menyerang kilat pada menit-menit awal menjadi senjata ampuh Indonesia di Piala AFF U-16 2022 untuk mendapatkan gol cepat dan memenangkan pertandingan.
Kala bersua Vietnam pada laga terakhir Grup A, Sabtu (6/8), Indonesia yang tertinggal satu gol sejak babak pertama sukses melesakkan gol dini usai jeda tepatnya menit ke-52 dan 55 sehingga skuad berjuluk Garuda Asia menang dengan skor 2-1.
Selain itu, Bima Sakti juga akan memperbanyak kombinasi dan variasi serangan timnya demi mempersulit pertahanan Vietnam.
Pelatih berusia 46 tahun itu pun yakin para pemainnya dapat menerapkan strategi yang direncanakan di lapangan, terlebih semua personel timnas U-16 dalam kondisi bugar untuk laga final Piala AFF U-16 2022.
Berita Terkait
-
Lolos ke Final Piala AFF U-16 2022, PSSI Guyur Skuad Timnas Indonesia U-16 Rp150 Juta
-
Pemandu Bakat Crystal Palace Lanjutkan Pantau Timnas Indonesia U-16 di Final Piala AFF U-16 2022
-
Deretan Keluhan Vietnam Jelang Final Piala AFF U-16 2022 Lawan Timnas Indonesia U-16
-
Unggah Foto Bareng Bima Sakti, Kai Boham Dukung Timnas Indonesia U-16 Juara Piala AFF U-16 2022
-
Bukti Bima Sakti Lebih Hebat Ketimbang Shin Tae-yong
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung