Menjulang 23 Meter, Patung Oputa Yi Koo Jadi Ikon Baru Baubau

Rabu, 23 September 2026 | 17:47 WIB
Foto udara patung Pahlawan Nasional Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi atau Oputa Yi Koo dengan latar belakang permukiman di kawasan Kotamara, Baubau, Sulawesi Tenggara, Rabu (23/9/2026). [ANTARA FOTO/Andry Denisah/kye]
Foto udara patung Pahlawan Nasional Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi atau Oputa Yi Koo dengan latar belakang permukiman di kawasan Kotamara, Baubau, Sulawesi Tenggara, Rabu (23/9/2026). [ANTARA FOTO/Andry Denisah/kye]
Foto udara patung Pahlawan Nasional Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi atau Oputa Yi Koo dengan latar belakang permukiman di kawasan Kotamara, Baubau, Sulawesi Tenggara, Rabu (23/9/2026). [ANTARA FOTO/Andry Denisah/kye]

Suara.com - Foto udara patung Pahlawan Nasional Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi atau Oputa Yi Koo dengan latar belakang permukiman di kawasan Kotamara, Baubau, Sulawesi Tenggara, Rabu (23/9/2026).

Patung setinggi 23 meter yang berdiri di atas lahan seluas 8.897 meter persegi tersebut dibangun untuk mengenang jasa Sultan Buton yang konsisten melawan penjajahan Belanda sekaligus menjadi ikon dan ruang interaksi bagi masyarakat setempat.

Pembangunan patung tersebut dimulai pada September 2022 dengan anggaran sekitar Rp53 miliar yang bersumber dari APBD Sulawesi Tenggara. Proyek ini dikerjakan dalam dua tahap, yakni Rp17 miliar pada 2022 dan Rp36 miliar pada 2023.

Sultan Himayatuddin merupakan Sultan Buton ke-20 dan ke-23 yang memimpin perlawanan terhadap Belanda pada abad ke-18. Ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Joko Widodo pada 2019 melalui Keputusan Presiden Nomor 120/TK/2019.
[ANTARA FOTO/Andry Denisah/kye]

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com