Suara.com - AC Milan mengawali upaya mempertahankan gelar juara Liga Italia dengan menang 4-2 atas Udinese pada pertandingan pertama Serie A musim ini Sabtu (13/8/2022) waktu setempat atau Minggu (14/8/2022) dini hari WIB.
Sang juara bertahan bangkit dari ketertinggalan dalam waktu kurang dari dua menit untuk merebut tiga poin berkat dua gol Ante Rebic, Theo Hernando dari titik penalti, dan gol Brahim Diaz.
Margin kekalahan ini terasa sangat berat bagi Udinese yang dua kali menyamakan kedudukan pada babak pertama.
Bekal tiga poin dan empat gol adalah cara sempurna untuk mengawali musim dan dalam menghadapi rival sekota Inter Milan yang mengawali musim barunya dengan bertandang ke kandang tim promosi Lecce pada hari yang sama.
Suporter tuan rumah yang memenuhi Stadion San Siro menyanyikan "we ar the champions" saat tim kebanggaannya masuk lapangan. Namun mereka seketika bungkam ketika Rodrigo Becao menanduk bola sepak pojok Gerard Deulofeu untuk melewati Mike Maignan sehingga menjadi gol.
Milan menyamakan kedudukan dan tak lama kemudian berbalik unggul kurang dari seperempat jam setelah VAR memutuskan tabrakan antara Davide Calabria dan Brandon Soppy berujung kepada tendangan penalti yang dilepaskan Hernandez pada menit ke-12. Tiga menit kemudian Rebic membawa tuan rumah berbalik unggul 2-1.
Namun sundulan Adam Masina pada menit keempat waktu tambahan babak pertama menyamakan kedudukan 2-2.
Namun pada satu menit pertama babak kedua Milan memulihkan keunggulannya setelah Diaz menciptakan gol pada menit ke-46.
Diaz kembali mempeson pada menit ke-68, menekan Roberto Pereyra di area pertahanan Udinese sebelum merebut bola dan mengopernya kepada Rebic untuk dilesakkan ke gawang Udinese menjadi gol keempat Milan.
Baca Juga: AC Milan vs Udinese: Rossoneri Tak Mau Jatuh ke Lubang yang Sama
Charles De Ketelaere sempat mencetak gol untuk Milan pada menit ke-89. Namun, dianulir wasit karena berbau offside.
Pada hari yang sama Atalanta juga memenangkan pertandingan pertamanya musim ini setelah menundukkan Sampdoria 2-0 berkat gol Rafael Toloi dan Ademola Lookman.
Berita Terkait
-
AC Milan vs Udinese: Rossoneri Tak Mau Jatuh ke Lubang yang Sama
-
AC Milan Resmi Boyong De Ketelaere dari Club Brugge
-
Simon Kjaer Gembira Bisa Kembali Perkuat AC Milan Pasca Cedera Lutut Parah
-
5 Pesepak Bola Jadul Yang Miliki Nomor Punggung Tak Lazim
-
Hasil Udinese vs Chelsea: Ziyech dan Loftus-Cheek Bawa The Blues Menang 2-0
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026
-
Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam