Suara.com - Calon pemain naturalisasi Indonesia, Jordi Amat, berhasil melakoni debutnya bersama raksasa Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT). Bagaimana kiprahnya?
Jordi Amat belum lama ini berhasil menjalani debutnya untuk Johor Darul Ta’zim, usai bergabung pada medio Juni 2022 lalu.
Tak tanggung-tanggung, pemain kelahiran Catalan ini langsung melakoni debutnya di babak 16 besar Liga Champions Asia 2022 kala JDT melawan raksasa Jepang, Urawa Reds.
Sejak bergabung pada akhir Juni 2022 lalu, Jordi Amat memang belum pernah tampil sekalipun bagi JDT di kancah resmi, terutama kancah domestik.
Hal ini tak lepas dari belum tuntasnya proses naturalisasi pemain berusia 30 tahun tersebut, sehingga dirinya belum bisa mengisi kuota Asia Tenggara di JDT.
Sebagai informasi, saat ini kuota pemain asing JDT telah penuh dan hanya menyisakan satu slot kuota Asia Tenggara saja.
Sehingga, Jordi Amat pun tak bisa tampil di kancah Liga Super Malaysia sejak bergabung dengan JDT pada akhir Juni lalu.
Alhasil, Jordi Amat pun harus menunggu lama untuk melakoni debutnya. Siapa sangka, debutnya bagi JDT pun datang di kompetisi mentereng sekelas Liga Champions Asia 2022.
JDT yang lolos ke babak 16 besar Liga Champions Asia 2022, memasukkan nama Jordi Amat ke dalam skuad dan memainkannya sebagai starter di laga kontra Urawa Reds.
Baca Juga: Profil Julian Oerip, Pemain Keturunan Indonesia yang Dikontrak Klub Papan Atas Belanda
Bertanding sebagai tim tamu, Jordi Amat dan JDT harus menelan pil pahit usai tumbang dengan skor 0-5 dari Urawa Reds.
5 gol yang bersarang di gawang JDT ini dicetak masing-masing lewat Brace David Moberg Karlsson dan Kasper Junker. Sedangkan satu gol lainnya dicetak Alexander Scholz.
Bermain sebagai Gelandang
Di laga ini, Jordi Amat memainkan peran berbeda dalam kariernya, yakni turun sebagai gelandang bertahan bagi JDT.
Jordi Amat yang terbiasa menjadi bek tengah, turun menjadi salah satu dari Double Pivot dalam skema 3-4-1-2 yang dipakai JDT.
Dalam laga tersebut, Jordi Amat berduet dengan Natxo Insa di lini tengah dan bermain selama 71 menit dalam debutnya bersama JDT.
Tag
Berita Terkait
-
Jordi Amat Ikut Sesi Latihan JDT di Liga Champions Asia, Bakal Lakoni Debut?
-
3 Tanda Benjamin Mora Segera Diperkenalkan Jadi Pelatih Persib Bandung
-
3 Alasan Persib Bandung akan Menyesal Jika Tak Rekrut Kim Do-hoon jadi Pelatih
-
PSSI Harap Proses Naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh di DPR Selesai Pekan Ini
-
Bertemu dengan Erik ten Hag Bersama Sosok Ini, Pemain Keturunan Indonesia Mees Hilgers Dirumorkan Gabung ke MU
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan