Suara.com - Media Malaysia menyoroti timnas Indonesia dan skuad Harimau Malaya yang berada dalam pot sama untuk Piala AFF 2022. Meski tak akan bertemu difase grup, kedua negara ini berpotensi bentrok di babak penyisihan.
Baru-baru ini beredar soal kepastian pembagian pot di Piala AFF 2022. Melansir dari akun Twitter @theaseanball, penempatan pot Piala AFF 2022 mendatang ini ditentukan menurut dua turnamen sebelumnya.
Alhasil dua juara Piala AFF 2022 edisi sebelumnya, yakni Vietnam dan Thailand masuk di pot pertama. Kemudian timnas Indonesia dan Malaysia menyusul di pot 2.
Hal ini kemudian menjadi sorotan media Malaysia yang melaporkan bahwa dua rival tetangga ini tak bakal bertemu di fase grup. Namun, keduanya berpotensi bertemu baik di semifinal atau babak final.
Nah, jika nantinya berhasil jumpa timnas Indonesia, media Malaysia menyerukan skuad Kim Pan-gon harus membalaskan dendam terhadap anak asuh Shin Tae-yong. Sebab, di pertemuan terakhir skuad Gardua berhasil mempermalukan Harimau Malaya.
"Jika kedua negara (Indonesia dan Malaysia) lolo ke babak selanjutnya, peluang untuk bertemu itu ada. Skuad Kim Pan-gon pasti ingin hendak membalas dendam apabila melawan pasukan Shin Tae-yong," tulis laporan semuanyabola.com dinukil pada Senin (22/8/2022).
"Terakhir kali kedua negara ini bertemu di Piala AFF 2020 yang diadakan di Singapura. Indonesia membantai Malaysia 4-1 pada laga terakhir grup. Kekalahan itu membuat Malaysia tersingkir dari turnamen dan Tan Cheng Hoe mengundurkan diri," imbuh laporan tersebut.
Sementara itu, pengundian grup Piala AFF 2022 ini dijadwalkan pada 30 Agustus 2022 di Bangkok, Thailand. Sedangkan untuk kompetisi direncanakan pada 23 Desember 2022 sampai 15 Januari 2023.
Ajang Piala AFF 2022 sendiri akan menjadi pembuktian bagi Shin Tae-yong. Di tahun pertamanya, ia berhasil membawa skuad Garuda hingga babak final.
Baca Juga: Daftar Pemain Kesayangan Luis Milla di Timnas Indonesia yang Bisa Diboyong ke Persib
Tentunya pada kesempatan kedua ini, Shin Tae-yong akan mematok target tinggi demi meraih juara. Jika hal itu tercapai maka itu akan menjadi prestasi bagi sepak bola tanah air.
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Masuk Pot 2 Piala AFF 2022, Berpotensi Segrup Lagi dengan Vietnam
-
Kesampingkan FIFA Matchday, Shin Tae-yong Fokus Bawa Timnas Indonesia U-19 Lolos Kualifikasi Piala Asia U-20 2023
-
Timnas Indonesia U-19 Tak Pakai Pemain Naturalisasi di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023
-
Soal Pemain U-16 Naik Level ke Timnas Indonesia U-19, Ini Respons Nova Arianto
-
Jelang Kualifikasi Piala Asia U-20, Asisten Shin Tae-yong Ungkap Ada Muka Baru yang Dipanggil Timnas Indonesia U-19
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik