- Mauro Zijlstra debut sebagai pemain pengganti Persija Jakarta saat melawan Bali United di Super League 2025/2026.
- Asisten pelatih menilai adaptasi Zijlstra belum maksimal karena ia baru bergabung di bursa transfer paruh musim.
- Persaingan ketat bek kanan Persija antara Dony Tri Pamungkas dan Shayne Pattynama masih terus dievaluasi pelatih.
Suara.com - Pemain keturunan, Mauro Zijlstra, akhirnya mencatatkan debut bersama Persija Jakarta saat dijamu Bali United dalam lanjutan Super League 2025/2026 beberapa waktu lalu. Tampil sebagai pemain pengganti, pemain berdarah Belanda itu belum sepenuhnya memuaskan tim pelatih.
Zijlstra merupakan rekrutan anyar Persija pada bursa transfer paruh musim. Adaptasinya dinilai masih belum maksimal sehingga penampilannya belum optimal.
Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson, menilai hal tersebut wajar. Menurutnya, Zijlstra masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan atmosfer kompetisi yang ketat.
"Untuk Mauro, ini pertandingan pertamanya. Jadi pasti belum maksimal karena dia masih beradaptasi," kata Ricky kepada awak media.
"Apalagi dengan situasi persaingan yang sangat ketat," tambahnya.
Meski demikian, Persija tetap meraih kemenangan 1-0 pada laga tersebut. Zijlstra diturunkan pada babak kedua.
Selain menyoroti Mauro Zijlstra, Ricky juga membahas persaingan di posisi bek kanan antara Shayne Pattynama dan Dony Tri Pamungkas.
Pada pertandingan itu, Dony dipercaya tampil sebagai starter dan dinilai menunjukkan performa baik. Sementara Shayne baru masuk dari bangku cadangan pada menit ke-78.
Situasi tersebut menegaskan persaingan di sektor bek kanan Persija berlangsung kompetitif.
Baca Juga: Shayne Pattynama Kalah Saing dengan Wonderkid Persija, Asisten Pelatih Singgung Adaptasi
"Adaptasi Shayne sudah jauh lebih baik. Namun, dia belum menjadi pemain inti karena persaingan di latihan masih ketat," ujar Ricky.
"Head coach melihat Dony masih lebih siap. Semua akan terus dinilai dalam latihan. Untuk laga kandang berikutnya, kami belum tahu siapa yang akan dimainkan, apakah Dony atau Shayne. Itu akan ditentukan berdasarkan latihan."
"Sejauh ini, dalam penilaian head coach, Dony masih lebih siap. Itu keputusan pelatih kepala," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya
-
Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija
-
Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026