Suara.com - Persita Tangerang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan, terutama Persikabo 1973 terkait insiden yang melibatkan pemainnya, Osas Saha saat laga lanjutan BRI Liga 1 pekan lalu.
“Kami meminta maaf kepada pemain dan staf pelatih Persikabo 1973 atas insiden yang melibatkan Osas (Saha)," kata Manajer Persita, I Nyoman Suryanthara seperti dimuat Antara, Senin (22/8/2022).
Menurut dia, insiden yang dimaksud adalah joget yang dilakukan Osas saat sang lawan, yakni Persikabo tertinggal dengan skor 3-5 masih
Sebagai tim yang menjunjung tinggi nilai fair play dan sportivitas, Persita tentu menyayangkan terjadinya insiden tersebut yang bisa memancing emosi dari para pemain dan jajaran pelatih Laskar Padjadjaran --julukan Persita.
"Tentu hal itu tidak kita harapkan terjadi baik di dalam maupun di luar lapangan. Kami sudah memberikan teguran keras kepada pemain," kata Nyoman.
Persita dan Persikabo 1973, kata dia, memiliki hubungan baik dengan selalu saling menghargai satu sama lain, salah satunya adalah satu hal ini yang terlihat dari pertandingan uji coba yang dijalankan dua kali selama masa pramusim tahun 2022.
Selain harmonisasi antara suporter dari kedua tim di setiap pertandingan I Nyoman Suryanthara berharap hubungan baik ini akan terus berlanjut di masa-masa mendatang demi meningkatkan kualitas dan nilai sportivitas sepakbola Indonesia.
Insiden ini terjadi pada menit ke-90+4 saat menjelang akhir pertandingan ketika Osas Saha tanpa diketahui penyebabnya melakukan joget yang seolah meledek lawan.
Saat itu, kondisi tim Laskar Cisadane sedang unggul dengan skor 5-3 dan selangkah lagi mengamankan poin penuh.
Baca Juga: Tak Sportif, Momen Osas Saha Jogat-joget di Tengah Lapangan saat Persita Kalahkan Persikabo
"Selain itu, sang pemain juga sudah menyampaikan permintaan maaf melalui akun sosial media pribadinya serta mendapat kartu kuning dari wasit yang memimpin pertandingan itu," pungkas Nyoman.
[Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Bakal Ikuti Jejak Ramadhan Sananta, Kapten Persita Muhammad Toha Diincar Klub Liga Malaysia
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Ancaman Degradasi Menghantui Persijap Jepara, Kalahkan Persita Harga Mati
-
Persib Menjauh, Mental Juara Borneo FC Diuji Saat Jamu Persita
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia