Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali memberikan kabar terkini terkait proses naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh yang saat ini 'nyangkut' di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Menurutnya, pembahasan baru akan dilakukan awal bulan depan.
Nantinya, bersama DPR, proses naturalisasi juga akan dibahas dengan Menpora serta perwakilan PSSI. Selain itu, Sandy Walsh dan Jordi Amat harus hadir saat rapat bersama Komisi X DPR RI itu.
"Kami jadwalkan September, karena kita harus sesuaikan jadwal. Kemarin karena saya ada kegiatan, jadi baru kita rencanakan awal September ini," terang Amali kepada awak media.
"Tanggalnya nanti kita lihat. Saya harus menyesuaikan dengan kegiatan kegiatan saya juga," sambung politisi Partai Golkar ini.
Lebih lanjut, Menpora menerangkan Presiden Joko Widodo sudah memberikan rekomendasi untuk Jordi Amat dan Sandy Walsh untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Namun, sesuai undang-undang yang berlaku tahapan harus lebih dahulu melalui DPR sebelum menjalani sumpah.
"Sebenernya sih persyaratan-persyaratan semua sudah oke, tapi memang di undang-undang harus disetujui DPR, itu saja. Prosedurnya yang kita jalankan," terang Zainudin.
"Iya, presiden sudah kasih (rekomendasi) soal Sandy Walsh dan Jordi Amat."
Adapun Jordi Amat dan Sandy Walsh sejatinya diproyeksikan tampil bersama Timnas Indonesia di ajang FIFA matchday periode September nanti.
Timnas Senior Indonesia dijadwalkan menghadapi Timnas Curacao dua kali pada 24 dan 27 September mendatang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung serta Jakarta International Stadium (JIS).
Baca Juga: Frengky Missa: Posisi Saya di Tim Tergantung Formasi
Tentu ini terbilang mepet, apalagi keduanya membutuhkan waktu adaptasi dengan skuad besutan Shin Tae-yong.
Pemerintah Indonesia hanya memiliki waktu dua hingga tiga pekan untuk merampungkan proses naturalisasi jika DPR setuju.
Berita Terkait
-
Usai Tampil Bersama Timnas Indonesia, Elkan Baggott Bakal Debut di Championship?
-
Ambisi Gila Kamboja, Naturalisasi 9 Pemain! Timnas Indonesia Harus Waspada Banget
-
Rencana AFC Pindahkan Tuan Rumah Piala Asia U-17 ke China Bisa Rugikan Timnas Indonesia U-17
-
Polemik Paspor: 4 Pemain Timnas Indonesia Pertahankan WNI, 2 Bintang Suriname Kembali ke Belanda
-
Timnas Indonesia Masuk Grup Berat, Kurniawan Benahi Mental dan Intensitas Jelang Piala AFF U-17 2026
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?