Suara.com - Dalam hitungan bulan, Timnas Indonesia akan kembali mentas di Piala AFF 2022. Modal mentereng dimiliki pelatih Shin Tae-yong untuk membawa skuad Garuda untuk merengkuh gelar juara untuk pertama kali di ajang Piala AFF.
Angin segar memang untuk Timnas Indonesia semenjak ditangani pelatih asal Korea Selatan berlabel Piala Dunia, Shin Tae-yong.
Sederet perubahan mulai terihat, bahkan prestasi cukup bagus sudah diberikan Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia meski belum berbentuk gelar juara.
Deretan perubahan ini dinilai merupakan modal berharga menyambut Piala AFF 2022 yang akan digelar akhir tahun ini.
Lantas apa saja prestasi Shin Tae-yong yang bisa dipamerkan sebagai modal untuk Piala AFF 2022? Berikut di antaranya:
1. Medali Perunggu SEA Games 2021
Menukangi tim muda dengan beberapa pemain senior, timnas Indonesia U-23 sempat diberi medali perunggu Shin Tae-yong di SEA Games 2021.
Torehan itu membawa Indonesia mengoleksi lima medali perunggu dalam sejarah SEA Games pada cabang olahraga (cabor) sepak bola.
2. Tim Kuat Masa Depan
Baca Juga: Prakiraan Formasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2022 dengan 3 Pemain Naturalisasi Anyar
Racikan tim Shin Tae-yong di timnas Indonesia membuktikan masa depan sepak bola negeri ini bakal cerah.
Sederet pemain muda berprestasi satu per satu muncul, banyak di antara mereka yang kini berkarier di luar negeri.
Yang paling terlihat sewaktu di Piala AFF 2020, tim yang mayoritas berisi para pemain muda berhasil mencapai partai final.
Meski gagal meraih gelar setelah takluk dari Thailand, namun hal itu sudah menjadi pencapaian luar biasa.
3. Runner-Up Piala AFF 2020
Status runner-up Piala AFF 2020 menjadikan timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong patut diwaspadai tim lain.
Hanya satu ganjalan timnas Indonesia jika bertemu dengan tim yang dirasa lebih kuat, seperti Thailand dan Vietnam.
Tentu pengalaman di edisi 2020 menjadi modal berharga Shin Tae-yong membentuk tim saat ini yang akan berlaga di Piala AFF 2022.
4. Ranking FIFA Melesat
Prestasi lain Shin Tae-yong selama menukangi timnas Indonesia adalah membuat ranking FIFA skuat Garuda melesat naik.
Sebelumnya Indonesia masuk 175 peringkat dunia, setelah diasuh Shin Tae-yong selama kurang lebih 2,5 tahun mampu naik 20 peringkat di atasnya.
Hal ini juga tak lepas dari deretan kemenangan yang diraih timnas Indonesia, baik di turnamen resmi maupun FIFA matchday.
5. Lolos Piala Asia 2023
Tak mudah untuk lolos ke Piala Asia 2023 dengan menjalani babak kualifikasi di Kuwait, adaptasi cuara menambah kesulitan timnas Indonesia.
Meski begitu, timnas Indonesia untuk pertama kalinya dalam 42 tahun berhasil mengalahkan tuan rumah, Kuwait dan memastikan enam poin hingga akhir babak kualifikasi.
Status runner-up terbaik membawa timnas Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia 2023, tangan dingin Shin Tae-yong benar-benar memberi harapan tinggi.
[Eko I]
Berita Terkait
-
Dean James dan Calvin Verdonk Kini Satu Atap, Apanya Tuh?
-
Borussia Monchengladbach Krisis: Minus Kevin Diks, Pemain Lain Dianggap Jadi Beban
-
Cetak 3 Gol Beruntun di Eredivisie, Pemain Keturunan Indonesia Layak Dilirik John Herdman
-
Bahaya Banget! Calon Lawan Indonesia di FIFA Series 2026 Tunjuk Pelatih Baru Super Pengalaman
-
Peluang Timnas Indonesia U-23 Ikut Asian Games 2026 Usai Australia Dipastikan Tidak Bisa Ikut
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Dean James dan Calvin Verdonk Kini Satu Atap, Apanya Tuh?
-
Borussia Monchengladbach Krisis: Minus Kevin Diks, Pemain Lain Dianggap Jadi Beban
-
3 Alasan Pelatih Ajax Belum Mau Mainkan Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes
-
Persija Menang di Bali, Ricky Nelson Sebut Strategi Macan Kemayoran Berjalan Sangat Sesuai Rencana
-
Atletico Madrid Kalah Telak dari Rayo, Diego Simeone dan Jan Oblak Bersitegang
-
Cetak 3 Gol Beruntun di Eredivisie, Pemain Keturunan Indonesia Layak Dilirik John Herdman
-
Bahaya Banget! Calon Lawan Indonesia di FIFA Series 2026 Tunjuk Pelatih Baru Super Pengalaman
-
Ole Romeny dan Elkan Baggott Kena Apes di Piala FA
-
2 Fakta Menarik Debut Mauro Zijlstra Bareng Persija Jakarta
-
Pelatih Persija Sebut Mauro Zijlstra Belum Maksimal Saat Debut Kontra Bali United, Apa Masalahnya?