Bola / Bola Dunia
Senin, 16 Februari 2026 | 12:24 WIB
Maarten Paes (ig Ajax Amsterdam)
Baca 10 detik
  • Maarten Paes masih harus bersabar untuk menjalani laga debut bersama AFC Ajax.
  • Maarten Peas di bangku cadangan saat melawan Fortuna Sittard.
  • Vitezslav Jaros masih menjadi kiper nomor satu Ajax.

Suara.com - Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes masih harus bersabar untuk menjalani laga debut bersama Ajax Amsterdam.

Pelatih Ajax, Fred Grim hanya menempatkan Maarten Peas di bangku cadangan saat melawan Fortuna Sittard.

Derby Indoensia di pangung Eredivisie pun gagal terwujud. Justin Hubner yang membela Fortuna gagal melawan rekannya di Timnas Indonesia, Maarten Paes.

Lantas apa alasan Fred Grim belum mau memberikan kesempatan Paes untuk lakoni laga debut bersama Ajax Amsterdam?

Penampilan Konsisten Vitezslav Jaros

Alasan pertama, besar kemungkinan Fred Grim belum mau menggeser Vitezslav Jaros sebagai kiper nomor satu Ajax.

Fred Grim tentu tak mau berjudi dengan memberikan Maarten Paes sebagai kiper utama. Jaros di beberapa pertandingan Ajax tunjukkan konsistensi permainan.

Termasuk saat melawan Fortuna, Jaros hanya kebobolan satu gol. Dari 5 pertandingan terakhir Ajax, Jaros hanya kebobolan 3 gol.

Adaptasi Maarten Paes

Baca Juga: Belum Juga Main, Maarten Paes Bikin Ajax Amsterdam Untung Besar, Kok Bisa?

Alasan kedua, Fred Grim tentu masih ingin Maarten Paes bisa beradaptasi dengan pertandingan Eredivisie.

Meski bukan orang baru di Eredivisie, Paes sudah cukup lama meninggalkan kompetisi tertinggi di Belanda itu.

Paes meninggalkan Belanda pada 2022 untuk bermain di MLS. Tentu saja ada perbedaan besar antara MLS dan Eredivisie, Grim tentu menginginkan Paes bisa cepat adaptasi.

Masalah Taktik

Alasan terakhir, ialah soal masalah taktik. Fred Grim punya wewenang penuh soal taktik yang ia mainkan.

Memainkan Paes dalam waktu cepat tentu bukan jadi taktik Fred Grim. Rotasi pemain jadi kunci buat Grim untuk membuat para pemainnya bisa tampil di musim ini.

Grim usai pertandingan melawan Fortuna mengatakan bahwa stabilitas tim sangat penting di sisa musim ini.

“Kami harus terus menjaga ritme permainan sebelum dan sesudah jeda. Kalau itu konsisten, saya yakin kami bisa memenangkan lebih banyak pertandingan,” ujarnya seperti dilansir dari Voetbalzone.

Kontributor: M.Faqih

Load More