- Maarten Paes masih harus bersabar untuk menjalani laga debut bersama AFC Ajax.
- Maarten Peas di bangku cadangan saat melawan Fortuna Sittard.
- Vitezslav Jaros masih menjadi kiper nomor satu Ajax.
Suara.com - Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes masih harus bersabar untuk menjalani laga debut bersama Ajax Amsterdam.
Pelatih Ajax, Fred Grim hanya menempatkan Maarten Peas di bangku cadangan saat melawan Fortuna Sittard.
Derby Indoensia di pangung Eredivisie pun gagal terwujud. Justin Hubner yang membela Fortuna gagal melawan rekannya di Timnas Indonesia, Maarten Paes.
Lantas apa alasan Fred Grim belum mau memberikan kesempatan Paes untuk lakoni laga debut bersama Ajax Amsterdam?
Penampilan Konsisten Vitezslav Jaros
Alasan pertama, besar kemungkinan Fred Grim belum mau menggeser Vitezslav Jaros sebagai kiper nomor satu Ajax.
Fred Grim tentu tak mau berjudi dengan memberikan Maarten Paes sebagai kiper utama. Jaros di beberapa pertandingan Ajax tunjukkan konsistensi permainan.
Termasuk saat melawan Fortuna, Jaros hanya kebobolan satu gol. Dari 5 pertandingan terakhir Ajax, Jaros hanya kebobolan 3 gol.
Adaptasi Maarten Paes
Baca Juga: Belum Juga Main, Maarten Paes Bikin Ajax Amsterdam Untung Besar, Kok Bisa?
Alasan kedua, Fred Grim tentu masih ingin Maarten Paes bisa beradaptasi dengan pertandingan Eredivisie.
Meski bukan orang baru di Eredivisie, Paes sudah cukup lama meninggalkan kompetisi tertinggi di Belanda itu.
Paes meninggalkan Belanda pada 2022 untuk bermain di MLS. Tentu saja ada perbedaan besar antara MLS dan Eredivisie, Grim tentu menginginkan Paes bisa cepat adaptasi.
Masalah Taktik
Alasan terakhir, ialah soal masalah taktik. Fred Grim punya wewenang penuh soal taktik yang ia mainkan.
Memainkan Paes dalam waktu cepat tentu bukan jadi taktik Fred Grim. Rotasi pemain jadi kunci buat Grim untuk membuat para pemainnya bisa tampil di musim ini.
Grim usai pertandingan melawan Fortuna mengatakan bahwa stabilitas tim sangat penting di sisa musim ini.
“Kami harus terus menjaga ritme permainan sebelum dan sesudah jeda. Kalau itu konsisten, saya yakin kami bisa memenangkan lebih banyak pertandingan,” ujarnya seperti dilansir dari Voetbalzone.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Belum Juga Main, Maarten Paes Bikin Ajax Amsterdam Untung Besar, Kok Bisa?
-
Maarten Paes Cadangan Saat Ajax Libas Tim Justin Hubner
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Sudah Seperti Bestie, Istana Ungkap Rahasia di Balik Posisi Duduk Jokowi-Prabowo-Gibran
-
7 Cara Mencuci Sepatu Canvas di Rumah agar Bersih dan Tidak Cepat Rusak
-
HUT ke-81 RI: BRI Perluas Akses Keuangan Hingga Pelosok dan Mancanegara
-
Lama Tak Terdengar Kabarnya, Pemain Keturunan Indonesia Ini Bakal Susul Ole Romeny?
-
Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia
-
Toyota Siapkan Transmisi Mobil Pengganti Manual
-
Video Viral Pengeroyokan Pelajar SMKN 2 Palembang, Ini 5 Fakta yang Terungkap
-
Digadang-gadang Jadi Surga Dunia, Forest City Malaysia Kini Kota Hantu Markas Para Penipu