Saat itu dia salah satunya mengontrak Saúl íguez dengan status pinjaman selama satu musim dari Atlético Madrid. Racikannya pun benar, Chelsea memulai musim dengan delapan pertandingan tak terkalahkan beruntun, lalu memenangkan Piala Super UEFA.
Chelsea pun sempay mencatat kemenangan skor tertinggi mereka di bawah Tuchel, kemenangan kandang 4-0 atas Malmö di Liga Champions. Belum sampai di situ, kemudian Chelsea memulai 12 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi, yang berpuncak pada kekalahan tandang 3-2 melawan West Ham United pada 4 Desember.
Lalu Thomas Tuchel memimpin Chelsea ke Final Piala EFL 2022 menyusul kemenangan agregat 3-0 di semifinal atas rival sekota Tottenham Hotspur. Namun Chelsea kalah di final melawan Liverpool melalui adu penalti.
Namun Chelsea memenangkan Piala Dunia Antarklub FIFA. Ini kemenangan Piala Dunia Antarklub pertama Chelsea.
Musim 2022–2023
Di musim ini merupakan hal paling buruk untuk Thomas Tuchel. Dia dikeluarkan dari lapangan pada akhir hasil imbang 2-2 dengan Tottenham Hotspur setelah konfrontasi dengan Antonio Conte di akhir pertandingan.
Akhirnya pada 7 September 2022, Thomas Tuchel dipecat sebagai manajer tim menyusul kekalahan 1-0 The Blues dari Dinamo Zagreb.
Profil Thomas Tuchel
Thomas Tuchel pria kelahiran 29 Agustus 1973. Bisa jadi Thomas Tuchel ini merupakan pelatih dengan karier sepakbola sebagai pelatih terpanjang. Sebab karir Thomas Tuchel sebagai pemain cukup miskin.
Baca Juga: Thomas Tuchel Resmi Dipecat, Graham Potter Favorit Jadi Pelatih Baru Chelsea
Thomas Tuchel asal Jerman. Lahir di Krumbach, karier bermain Tuchel berakhir pada usia 25 tahun akibat cedera tulang rawan lutut kronis, dan pada tahun 2000, ia memulai karier kepelatihannya, bekerja untuk tim junior di VfB Stuttgart selama lima tahun. Nah ini lah yang menjadikan Thomas Tuchel miskin pengalaman sebagai pemain.
Pada tahun 2009, setelah periode satu tahun yang sukses di FC Augsburg II, ia direkrut oleh klub Bundesliga yang baru dipromosikan Mainz 05.
Pada tahun 2018 Tuchel melatih tim asal Prancis Paris Saint-Germain, Tuchel berhasil memenangkan 2 gelar Liga Prancis, termasuk meraih domestic quadruple pada musim kedua dan berhasil mencapai final Liga Champions yang pertama untuk Paris Saint-Germain.
Namun, pada tahun 2020 Tuchel dipecat dan diangkat sebagai kepala pelatih Chelsea pada tahun 2021.
Sebelum dengan Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel sempat melatih Borussia Dortmund. Tapi Thomas Tuchel dianggap gagal memaksimalkan performa Borussia Dortmund di Bundesliga. Selain itu Thomas Tuchel juga ribut dengan manajemen Borussia Dortmund.
Padahal raihan Tuchel tidak jelek-jelek banget. Tuchel meninggalkan Dortmund dengan catatan 68 kali menang, 23 kali seri, dan 17 kali kalah dalam 108 pertandingan, dengan persentase kemenangan 62,96 persen.
Sementara saat meninggalkan Paris Saint-Germain, Tuchel mengantarkan Paris Saint-Germain dengan rekor 95 kemenangan, 13 seri, dan 19 kekalahan dalam 127 pertandingan, dengan persentase kemenangan terbaik dalam sejarah Ligue 1 (75,6 persen) dan rata-rata poin tertinggi per pertandingan (2,37, imbang dengannya. pendahulunya Emery).
Terimakasih Coach Thomas Tuchel...
Tag
Berita Terkait
-
Arsenal 1 Tendangan 24 Persen Penguasaan Bola, Sir Alex Ferguson: Tim yang Membosankan
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa
-
Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Parade Juara Arsenal Berujung Rusuh: 16 Ditangkap dan Satu Orang Ditikam
-
Arsenal 1 Tendangan 24 Persen Penguasaan Bola, Sir Alex Ferguson: Tim yang Membosankan
-
Pengamanan Super Ketat Inggris di Piala Dunia 2026: Dari Sniper hingga Teknologi Anti Drone
-
Rodri Kejar Gelar yang Belum Dimiliki, Piala Dunia 2026 Bersama Timnas Spanyol
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Kalahkan Brasil, Timnas Indonesia Lolos Final Piala Dunia Mini Soccer 2026
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap