Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok Didier Deschamps, pelatih yang akan memimpin Timnas Prancis di ajang Piala Dunia 2022 di Qatar. Berikut ini profil Didier Deschamps, eks pelatih Juventus.
Jelang bergulirnya Piala Dunia 2022, banyak negara peserta yang melakukan perombakan di sektor kepelatihan tim nasionalnya.
Perombakan ini dilakukan untuk meraih hasil apik di ajang empat tahunan yang akan berlangsung dalam hitungan bulan tersebut.
Namun beberapa tim nasional memutuskan untuk bertahan dengan para pelatih terdahulunya, termasuk pelatih yang telah memimpin tim sejak Piala Dunia 2018.
Salah satunya adalah Timnas Prancis yang masih bertahan dengan Didier Deschamps untuk Piala Dunia 2022 mendatang.
Didier Deschamps masih dipercaya sebagai pelatih kepala Timnas Prancis karena prestasinya yang mampu membawa Les Bleus menjuarai Piala Dunia 2018 dan UEFA Nations League 2021.
Prestasi yang Didier Deschamps persembahkan itu membuat Timnas Prancis pun mempercayakan dirinya untuk bisa membawa Les Bleus kembali berbicara banyak di Piala Dunia 2022.
Lantas, siapakah sosok Didier Deschamps ini? Bagaimana rekam jejaknya? Mampukah ia membawa Timnas Prancis mempertahankan statusnya sebagai juara dunia pada Piala Dunia 2022 nanti?
Baca Juga: Profil Kasper Hjulmand, Pelatih Timnas Denmark di Piala Dunia 2022
Didier Deschamps bukanlah nama asing di sepak bola. Namanya sudah melejit sejak dirinya masih berstatus sebagai pemain di era 90 an.
Usai gantung sepatu, Deschamps kemudian meniti karier di dunia kepelatihan. Klub Prancis, AS Monaco menjadi tim pertama yang ia latih pada 2001.
Setelah menukangi AS Monaco, Deschamps melatih tim yang pernah dibelanya, Juventus, yang tengah tersandung kasus Calciopoli.
Usai mundur dari Juventus, Deschamps sempat menganggur sebelum kembali ke klub lama lainnya, yakni Olympique Marseille di tahun 2009, dan akhirnya angkat kaki pada 2012.
Pada 2012, FFF selaku federasi sepak bola Prancis menunjuk Deschamps sebagai pelatih tim nasional, menyusul mundurnya Laurent Blanc.
Tahta sebagai pelatih Timnas Prancis pun dipegang Deschamps hingga saat ini, atau selama satu dekade lebih.
Tag
Berita Terkait
-
Kim Woo Bin Didapuk jadi Pelatih Tim Bisbol dalam Drama Baru Berjudul Gift
-
EDF Matikan Reaktor Nuklir Prancis Akibat Kekeringan Parah Sungai Meuse dan Moselle
-
Era Baru Les Blues! Bienvenue, Zinedine Zidane Resmi Latih Timnas Prancis
-
Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II
-
Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?