Suara.com - Pelatih Fiorentina Vicenzo Italiano mengakui timnya memiliki masalah dalam penyelesaian akhir ketika ditahan imbang 1-1 oleh RFS Riga pada pertandingan Grup A UEFA Conference League di Stadion Artemio Franchi, Florence, Jumat (9/9/2022) dini hari WIB.
Dikutip Antara dari Football Italia, Jumat, Italiano menilai timnya tampil cukup baik namun ketika bola sudah sampai di sepertiga akhir area lawan, Fiorentina gagal mengubahnya menjadi gol.
"Sayang sekali, kami mulai terbiasa dengan wawancara pasca-pertandingan yang sama, kami menciptakan begitu banyak peluang mencetak gol dan tidak mengubahnya," ujar Italiano.
Pelatih asal Italia itu menjelaskan, Fiorentina memperumit permainan yang seharusnya mampu mereka menangkan dengan nyaman dan setidaknya terdapat 30 upaya yang dilakukan, namun tidak ada yang berbuah menjadi gol.
"Saya tidak tahu apakah ini membebani anak-anak, tapi kami terus bekerja sepanjang waktu pada situasi ini. Jika kami tetap membuang peluang, kami akan membayar untuk itu nantinya. Malam ini akan membuang dua poin penting. Masalahnya itu menyerang, tidak ada poin untuk menyangkalnya," ungkap Italiano.
"Kami sudah memainkan tujuh pertandingan kompetitif musim ini, jadi kami terpaksa merotasi skuad. Ini mungkin berisiko kehilangan identitas tim, tetapi kita harus melibatkan semua orang," sambung dia.
"Kami meningkatkan harapan di sekitar tim ini dan kami senang setelah kekalahan musim lalu karena kami menunjukkan karakter. Sekarang kami bermain imbang dan dicemooh di luar lapangan, tetapi itu harus mendorong kami untuk berbuat lebih baik," katanya.
Pada pertandingan Fiorentina tercatat mampu mendominasi jalannya pertandingan dengan mencatatkan 76 persen penguasaan bola dan dibarengi oleh keberhasilan melepaskan 32 tembakan yang 9 di antaranya tepat sasaran.
Fiorentina sebenarnya sempat unggul lebih dulu berkat gol yang dicetak oleh gelandang Antonin Barak pada menit 56, namun RFS Riga mampu menyamakan kedudukan melalui Andrej Ilic di menit ke-74 sehingga laga berkesudahan dengan skor sama kuat 1-1.
Berita Terkait
-
Dirumorkan ke Fiorentina, Emil Audero Gantikan Kiper Legendaris Spanyol?
-
Gagal Rekrut Alisson Becker, Juventus Alihkan Target ke Eks Kiper Manchester United
-
AS Roma Hajar Fiorentina 4-0, Persaingan Tiket Liga Champions Memanas
-
Kiper Sassuolo: Ada Jay Idzes, Pertahanan Jadi Aman
-
Jadi Pemain Terbaik Lawan Fiorentina, Jay Idzes Sukses Tularkan Kepercayaan Diri ke Skuad Sassuolo
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Puja-puji Scaloni untuk Lionel Messi: Lihat Saja Komitmennya!
-
Sempat Kesulitan, Didier Deschamps Bongkar Kunci Kemenangan Atas Irak
-
Erling Haaland Samai Rekor Harry Kane usai 2 Golnya Antar Norwegia ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Menggila, Timnas Perancis Pulangkan Irak
-
Misi Cari Bakat Emas Timnas Putri Indonesia, MLSC All Stars 2026 Kick-off Mulai Hari Ini!
-
Lewati Sederet Legenda, Lionel Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026