Suara.com - Perbandingan statistik antara Ronaldo Kwateh dan Ramadhan Sananta akan dibahas di artikel kali ini. Kedua sosok ini disebut-sebut sebagai dua penyerang yang punya masa depan cerah bersama Timnas Indonesia.
Akan tetapi, Sananta sejauh ini sulit mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia. Teranyar, dia tidak dipanggil oleh pelatih Shin Tae-yong untuk ke TC Timnas Indonesia U-20 untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2023.
Sementara itu, Ronaldo Kwateh kembali dipanggil oleh Shin Tae-yong. Dia bisa dibilang menjadi langganan timnas di era Shin Tae-yong.
Kabar terbaru sendiri menyoal Ronaldo, penyerang milik Madura United itu mengalami cedera. Shin Tae-yong terus memantau kondisi Ronaldo dalam beberapa hari ke depan.
Meski ditinggal Ronaldo, Shin pun tak terlalu mengkhawatirkan cedera tersebut. Ia justru optimis penyerang 17 tahun itu baik-baik saja.
Jika Ronaldo akhirnya harus absen, Shin sebetulnya bisa memanggil Ramadhan Sananta. Terlebih jika menilik statistik kedua pemain, Sananta memang lebih unggul dari Ronaldo saat ini.
Dari segi usia, Ronaldo memang lebih muda. Dia lahir di Yogyakarta pada 19 Oktober 2004 atau usianya saat ini masih 17 tahun.
Sedangkan Sananta, dia lahir di Daik, Kabupaten Lingga pada 27 November 2002. Artinya usianya kini belum genap 20 tahun.
Baik Ronaldo dan Sananta, keduanya saat ini tergabung dengan klub besar di Liga 1. Ronaldo bersama Madura United dan Sananta di PSM Makassar.
Baca Juga: Dilibas Tiga Gol Tanpa Balas di Kandang PSM, Aji Santoso Soroti Jam Terbang Skuad Muda Persebaya
Untuk Ronaldo, dia baru melakoni debut sebagai pemain profesional di Liga 1 pada musim 2021/2022 lalu. Ronaldo menjdi pemain termuda dalam sejarah Liga 1 yang melakoni debut di usia 16 tahun, 10 bulan, dan 15 hari.
Meski begitu, dia belum banyak mendapat kesempatan. Di Liga 1 musim lalu, Ronaldo hanya bermain 11 kali dengan total durasi 414 menit, tanpa mencetak gol atau assist.
Sama seperti Ronaldo, Sananta juga melakoni debutnya di Liga 1 musim lalu bersama Persikabo 1973. Sananta cuma tampil empat kali dengan durasi 224 menit, tanpa mencetak gol dan assist.
Kondisi seakan berubah di Liga 1 2022/23. Sananta yang pindah ke PSM Makassar musim ini, menjelma sebagai salah satu bintang muda yang moncer.
Sananta tercatat sudah mencetak 3 gol dari lima penampilan sejauh ini. Dia lebih menonjol dari Ronaldo musim ini yang sama sekali belum pernah dimainkan oleh Madura United.
[Aditia Rizki]
Tag
Berita Terkait
-
Tak Cuma Fadly Alberto Hengga, Inilah Daftar Pemain Bhayangkara FC U-20 yang Disanksi PSSI
-
Psywar Panas! Media Vietnam Remehkan Timnas Indonesia Bisa Juara Piala AFF 2026
-
Kevin Diks hingga Ole Romeny Boleh Tampil, Timnas Indonesia Auto Juara FIFA ASEAN Cup 2026?
-
Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Format Masih Jadi Tanda Tanya
-
Jan Olde Riekerink Bangga Empat Pemain Dewa United Dipanggil Timnas Indonesia
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Marc Klok: Ini Mentalitas Juara
-
Bojan Hodak Akui Persib Bandung Salah Start Meski Menang 4-2 atas Bhayangkara FC
-
Tak Cuma Fadly Alberto Hengga, Inilah Daftar Pemain Bhayangkara FC U-20 yang Disanksi PSSI
-
Nuno Espirito Santo Ungkap Persaingan Degradasi Premier League Sengit
-
Arne Slot Lega Cedera Mohamed Salah Tak Parah, tapi Absen Lawan Manchester United
-
Manchester United Masih Kaji Opsi Pelatih, Michael Carrick Jadi Kandidat Terkuat
-
Mason Greenwood Dianggap Terlalu Bagus untuk Marseille, Disarankan Hengkang
-
Kevin Diks hingga Ole Romeny Boleh Tampil, Timnas Indonesia Auto Juara FIFA ASEAN Cup 2026?
-
Komdis PSSI Resmi Jatuhi Fadly Alberto Hukuman Berat!
-
Banyak Klub Incar Gonzalo Garcia, Real Madrid Siap Lepas di Musim Panas