Suara.com - Pelatih Bayern Munich, Julian Nagelsmann tak ingin meremehkan Barcelona kendati timnya punya memori indah saat menghadapi tim asal Spanyol itu. Menurutnya, Barcelona di bawah asuhan Xavi Hernandez sangat berbahaya.
Bayern Munich akan menjamu Barcelona dalam matchday kedua Grup C Champions League 2022-2023. Pertandingan ini akan berlangsung di Allianz Arena, Munich pada Rabu (14/9/2022) pukul 02.00 WIB.
Menurut Julian Nagelsmann, Barcelona asuhan Xavi Hernandez mampu bermain dengan daya pressing yang sangat tinggi. Hal itu mengingatkannya pada tim Catalan --julukan Barcelona-- era Pep Guardiola.
Di era Pep Guardiola, Barcelona yang masih diperkuat Xavi Hernandez tampil dengan gaya total football dengan pressing ketat dan penguasaan bola yang sangat tinggi. Gaya permainan mereka kala itu disebut tiki-taka.
Kini, Barcelona yang jor-joran pada bursa transfer musim pansa 2022 dianggap Julian Nagelsmann memiliki kualitas untuk mengulangi kesuksesan di era Pep Guardiola.
Para pemain yang didatangkan musim panas ini dinilai sangat berkualitas termasuk Robert Lewandowski yang "dibajak" Barcelona dari Bayern Munich.
“Kami tahu Barcelona. Mereka memiliki sejumlah pemain baru. Beberapa dari mereka langsung mengambil peran kunci, seperti Robert Lewandowski. Mereka memiliki semangat yang sama sekali baru," kata Julian Nagelsmann dikutip dari laman resmi Bayern Munich, Selasa (13/9/2022).
"Anda dapat menghapus hasil-hasil sebelumnya antara kami dan barcelona. Mereka sangat aktif, gegenpressing mereka mengingatkan Anda pada hari-hari ketika Xavi masih bermain."
"Mereka berkembang dengan baik dan memiliki sejumlah pemain yang sangat menarik seperti Pedri dan Gavi. Mereka ingin menyerang lagi. Mereka lawan yang tangguh," tambahnya.
Bayern Munich menatap laga ini dengan situasi yang kurang bagus di kancah domestik. Die Roten tercatat gagal meraih kemenangan dalam dua laga terakhirnya di Bundesliga.
Bayern tercatat ditahan imbang 1-1 oleh Union Berlin sebelum kembali meraih satu poin saat menjamu Stuttgart di mana laga tersebut harus berakhir dengan skor 2-2.
Meski demikian, Bayern Munich memiliki rekor impresif saat bertemu Barcelona. Mereka tercatat meraih delapan kemenangan dan cuma dua kali kalah dalam 11 pertemuan dengan Barcelona di Champions League.
Bahkan, kali terakhir Bayern Munich kalah dari Barcelona sudah berlangsung cukup lama yakni pada leg pertama babak semifinal Champions League 2014-2015. Saat itu, Die Roten kalah 0-3.
Selepas itu, wakil Jerman praktis selalu menang atas Barcelona yang salah satunya menjadi memori yang mungkin akan selalu diingat fans Die Roten ketika mereka menghancurkan tim Catalan 8-2 di perempat final Champions League 2019-2020.
Tag
Berita Terkait
-
Kegagalan Arsenal di Liga Champions, Taktik Parkir Bus Mikel Arteta Berujung Petaka di Budapest
-
Marquinhos Bocorkan Obrolannya dengan Gabriel Usai Gagal Penalti di Final Liga Champions
-
Kecanduan Produk Barcelona, AS Monaco Kini Bidik Marc Casado
-
Petinggi Real Madrid Desak Florentino Perez Boyong Declan Rice
-
Declan Rice: Ini Seperti Lotre
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Bedah Statistik: Ini Alasan Andoni Iraola Cocok Gantikan Arne Slot di Liverpool!
-
Timnas Inggris Target Juara Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Kantongi Formula Redam Cuaca Ekstrem
-
Liverpool Bidik Andoni Iraola Demi Mengembalikan Karakter Permainan Agresif di Anfield
-
Misteri Pemanggilan Vickery dan Baker ke TC Timnas Indonesia: Strategi Cerdik John Herdman?
-
Prediksinya 3 Kali Benar Semua, Ekonom Jerman Ramal Belanda Sabet Gelar Piala Dunia 2026
-
Herdman Samakan Potensi Mathew Baker dengan Bintang Kanada, Siapkan Jalur Kilat ke Timnas Senior
-
10 Tim yang Pernah Juara Back-to-Back Liga Champions: PSG Masuk Daftar Elit!
-
Karut-marut Administrasi SAFA Hambat Timnas Afrika Selatan Terbang ke Meksiko
-
3 Pemain Timnas Indonesia U-19 yang Bisa Jadi Bintang Lawan Myanmar di Piala AFF U-19 2026
-
Kegagalan Arsenal di Liga Champions, Taktik Parkir Bus Mikel Arteta Berujung Petaka di Budapest