Suara.com - Kekalahan telak 0-3 di markas PSM Makassar akhir pekan kemarin tak membuat Persebaya Surabaya harus berlarut dalam kesedihan. Pelatih kepala Persebaya, Aji Santoso mengaku telah menyiapkan strategi dan berharap pasukannya bisa bangkit saat menjamu RANS Nusantara FC di laga pekan ke-10 BRI Liga 1, Kamis (15/9/2022) lusa.
Aji mengatakan, para pemain Persebaya harus mengambil sisi positif dari kritik yang masuk.
“Seluruh pemain harus menjadikan ini sebagai motivasi. Jangan ada tekanan, nanti malah melemah. Saya berharap kita bisa bangkit lawan RANS,” kata Aji seperti dimuat BeritaJatim --jaringan Suara.com, Selasa (13/9/2022).
Aji meminta para pemainnya bekerja keras guna membantu meningkatkan performa tim. Menurutnya, tekanan tersebut dinilai wajar. Sebab, para suporter menginginkan Persebaya merengkuh prestasi.
“Yang jelas itu wajar, normal. Justru harus dijadikan motivasi untuk bangkit,” kata pelatih berusia 52 tahun itu.
Mantan pemain Timnas Indonesia itu menambahkan, telah melakukan rapat bersama tim pelatih dan manajamen untuk melakukan perbaikan pada performa tim.
“Yang jelas, kami semua yang terlibat di Persebaya harus cari solusi untuk segera bangkit dan melakukan langkah ke depannya seperti apa. Itu sudah saya sampaikan. Manajemen juga support,” tukasnya.
Persebaya akan menjamu RANS pada Kamis sore di Stadion Gelora Delta di Sidoarjo, Jawa Timur. Ini lantaran kandang asli tim Bajul Ijo --julukan Persebaya, akan dipakai sebagai venue Timnas Indonesia U-20 yang bertanding di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023.
Persebaya sendiri mengawali Liga 1 musim ini dengan sangat inkonsisten. Bajul Ijo masih tertahan di peringkat ke-12 klasemen dengan raihan 10 poin dari sembilan laga, usai baru tiga kali menang dan telah kalah lima kali.
Baca Juga: Patah Tulang Selangka, Erwin Ramdani Terancam Absen Bela Persib hingga Pertengahan Musim
Berita Terkait
-
Gabung Persebaya, Striker Timnas Ramadhan Sananta Kembali Asah Naluri
-
Kabar Duka, Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
-
Persebaya Surabaya Datangkan Bek Tanjung Verde! Gali Freitas 'Disekolahkan' ke Madura United
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis