Suara.com - Berikut ini daftar wasit dengan tugas paling banyak di Liga 1 Indonesia atau BRI Liga 1. Jumlahnya ada 11 wasit, 7 orang di antaranya mendapatkan tugas paling dikit. Siapa saja?
Sejumlah nama wasit tercatat mendapatkan tugas paling banyak dari Komite Wasit (Komwas) PSSI untuk memimpin pertandingan-pertandingan kompetisi Liga 1 2022-2023.
Setidaknya, hingga kompetisi Liga 1 2022-2023 memasuki pekan ke-10, hanya ada dua nama wasit yang mendapatkan lima kali penugasan untuk memimpin pertandingan.
Kedua wasit tersebut yakni Agus Fauzan Arifin dan Steven Yube Poli.
Jumlah lima pertandingan ini tercatat sebagai penugasan terbanyak dibandingkan nama-nama perangkat pertandingan lainnya.
Dari lima pertandingan itu, Agus Fauzan Arifin dan Steven Yube Poli sudah sama-sama mengeluarkan 21 kartu kuning.
Bedanya, Agus Fauzan sudah memberikan dua kartu merah dan satu penalti.
Selanjutnya, ada nama Oki Dwi Putra dan Faulur Rosy yang sejauh ini sudah memimpin empat pertandingan di kompetisi Liga 1 2022-2023.
Dari dua nama perangkat pertandingan ini, Oki Dwi tercatat lebih tegas karena sudah mencabut 20 kartu kuning dari sakunya, sedangkan Faulur Rosy baru 14 kartu.
Baca Juga: Daftar Susunan Pemain Persita Tangerang vs PSIS Semarang: Jonathan Cantillana Cadangan!
Menariknya, hanya ada dua wasit Indonesia yang berlisensi FIFA di dalam daftar ini.
Mereka adalah Thoriq Alkatiri dan Aprisman Aranda yang sama-sama memimpin tiga laga Liga 1 2022-2023.
Adapun wasit lain yang juga telah bertugas sebanyak tiga kali ialah Nusur Fadilah, Iwan Sukoco, Adi Riyanto, Moch Adung, dan Agung Setiawan.
Dengan demikian, tak ada nama tiga wasit berlisensi FIFA lainya dalam daftar ini. Mereka adalah Fariq Hitaba, Yudi Nurcahya, dan Sance Lawita.
Untuk Sance Lawita, dia tercatat baru bertugas memimpin dua pertandingan di Liga 1 2022-2023, sedangkan Fariq Hitaba dan Yudi Nurcahya sama-sama memimpin satu laga hingga pekan ke-10 ini.
Berikut Daftar Wasit dengan Tugas Paling Banyak di Liga 1 2022-2023
Berita Terkait
-
FIFA Angkat Tangan, Nasib Thomas Partey di Piala Dunia 2026 di Ujung Tanduk
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
John Herdman Tebar Ancaman ke Rival Asia Tenggara, Sebut Timnas Indonesia Kini Jauh Lebih Berbahaya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti