Suara.com - Pesepakbola John Odisho ditembak mati perampok di apartemen. John Odisho dibunuh oleh perampok yang menyusup ke apartemen itu.
Kejadian itu pada 2 April 2019. Hakim baru memutus bersalah sang pelaku, Cengiz Coskun.
Dikutip dari Daily Mail, divonis penjata 34 tahun karena terbukti tembak kepala John Odisho dari jarak dekat dengan cara ditodong.
Cengiz Coskun adalah salah satu dari dua penyusup bersenjata yang memanjat balkon apartemen John Odisho sekitar pukul 03.45 pagi pada 2 April 2019.
Apartemen itu ada di Five Dock Sydney.
John Odisho merupakan pemain sepakbola Parramatta FC, Sidney, Austalia.
Di Mahkamah Agung NSW pada hari Kamis, Hakim Robert Allan Hulme memenjarakan Cengiz Coskun selama 34 tahun dengan masa bebas bersyarat 25 tahun enam bulan.
Aksi penembakan itu sebenarnya berawal dari persaingan pengedar narkoba.
Bahkan di lokasi apartemen ditemukan dua kilogram kokain senilai 500 ribu dolar AS.
Baca Juga: Kerja di Child Care Bisa Bantu Jadi Penduduk Tetap di Australia
Cengiz Coskun disebutkan memiliki sejarah kriminal yang panjang, memiliki pendidikan yang kurang baik dan kehidupan awal yang membuatnya beralih ke alkohol dan obat-obatan.
Tag
Berita Terkait
-
Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777
-
Bisakah "Apartemen Ayam-Maggot" Menjadi Solusi Sampah Organik di Kota?
-
Kirsten Dunst Gabung Sekuel The Housemaid, Intip Sinopsis dan Jadwal Tayang
-
7 Destinasi Cantik di Australia Barat untuk Liburan Keluarga, dari Danau Pink hingga Pantai Kanguru
-
Tak Punya Dana Segar, Alasan Proyek LRT City Mangkrak
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kang Edai, Penjaga Adaptasi Perubahan Iklim dari Desa Kemiren
-
PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok
-
Makna yang Tertinggal di Atas Kanvas
-
Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital
-
Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang
-
Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus
-
Shin Tae-yong Diminta Latih Lagi Timnas Indonesia, Bos Persija Kasih Respon Mengejutkan
-
Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka
-
Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix