Suara.com - Roberto de Zerbi mengatakan bahwa dirinya berbicara dengan pelatih Manchester City, Pep Guardiola sebelum mengambil alih jabatan manajer Brighton & Hove Albion.
Melansir BBC, Rabu (21/9/2022), Roberto de Zerbi resmi ditunjuk sebagai penerus Graham Potter di kursi pelatih Brighton. Dia dikontrak empat musim untuk memimpin tim yang bermarkas di Amex Stadium itu.
Roberto de Zerbi menggantikan posisi Graham Potter yang awal bulan ini hengkang ke Chelsea untuk menduduki kursi manajer yang ditinggalkan Thomas Tuchel.
"Saya berbicara dengan Pep pada Minggu malam, ya. Dia sangat senang saya bergabung di sini," kata Roberto de Zerbi.
"Dia memberi tahu saya hal-hal yang sangat baik tentang klub, dan jika saya membutuhkannya, dia akan sangat senang membantu saya - tetapi tentu saja tidak dalam pertandingan kami bermain melawan Man City!" tambahnya.
De Zerbi, yang merupakan pilihan pertama Brighton untuk peran tersebut, juga mengungkapkan bahwa ia memilih untuk bergabung dengan tim Liga Inggris atas sejumlah faktor lainnya.
"Brighton sangat menginginkan saya sebagai pelatih, dan gaya permainan mereka sangat mirip dengan ide sepak bola saya," kata De Zerbi.
"Kami bertemu satu sama lain langsung setelah kami mulai berbicara. Tentu saja, tim lain tertarik pada saya, tetapi saya senang berada di sini."
De Zerbi menganggur setelah meninggalkan peran sebelumnya sebagai manajer Shakhtar Donetsk awal tahun ini menyusul invasi Rusia ke Ukraina.
"Tentu saja saya tidak mengharapkan semuanya selesai pada bulan Februari, dan tentu saja itu buruk bukan hanya karena perang, tetapi harus meninggalkan sesuatu yang berjalan dengan sangat baik," kata De Zerbi.
"Apa yang bisa saya lakukan adalah terus bekerja dengan semangat yang sama. Tentu saja saya memiliki pengalaman ini tetapi juga perasaan untuk orang-orang Ukrania dan para pemain yang saya latih."
De Zerbi akan menjalani debut sebagai manajer Brighton ketika timnya menghadapi Liverpool di Anfield pada 1 Oktober mendatang.
Brighton untuk sementara menduduki peringkat empat klasemen Liga Inggris 2022-2023 dan belum memainkan laga sejak ditinggal Graham Potter setelah duel kontra Bournemouth dan Crystal Palace ditunda sebagai penghormatan kepada mendiang Ratu Elizabeth II.
Tag
Berita Terkait
-
Elkan Baggott Hampir Blunder saat Jawab Klub Liga 1 yang Ingin Dibela
-
Alasan Elkan Baggott Tertarik Bela Klub Liga 1, Singgung Kegilaan Suporter
-
Belum Dapat Kepercayaan Jurgen Klopp, Arthur Melo 'Diasingkan' ke Liverpool U-21
-
Christoph Freund Dipastikan Batal Gabung Chelsea, Ini Alasannya
-
Cara Nonton Bola Online di Vidio untuk Dapatkan Link Live Streaming BRI Liga 1 dan Liga Inggris
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Dibantai Timnas Brasil 0-3, Legenda Skotlandia Sebut Timnya Memalukan
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah