Suara.com - Di balik kemenangan meyakinkan Timnas Indonesia atas Curacao pada laga pertama di FIFA Matchday September ini, pelatih Shin Tae-yong ternyata memainkan tiga pemain yang berstatus cadangan di klub masing-masing.
Timnas Indonesia sukses memetik kemenangan dengan skor 3-2 atas Curacao pada laga uji coba internasional FIFA di Stadion GBLA, Bandung, Sabtu (24/9/2022) kemarin.
Gol-gol Timnas Indonesia masing-masing tercipta lewat Marc Klok (18'), Fachruddin Aryanto (22') dan Dimas Drajad (56').
Menariknya dalam laga tersebut, dua gol Timnas Indonesia awalnya bermula dari aksi ataupun assist Pratama Arhan, lewat lemparan ke dalam dan sepakan mendatar.
Hal itu tentu menarik perhatian, sebab Pratama Arhan yang bermain di Jepang bersama klub Tokyo Verdy hingga saat ini masih minim menit bermain.
Selain Pratama Arhan, ada dua pemain lain yang statusnya sebagai cadangan di klub namun tetap jadi andalan di tim Garuda.
Lantas siapa saja mereka? Berikut tiga pemain Timnas Indonesia andalan Shin Tae-yong yang cuma jadi cadangan di level klub:
Pratama Arhan (Tokyo Verdy)
Pratama Arhan memutuskan hijrah ke Liga Jepang pada 1 Maret 2022, bergabung dengan salah satu klub penuh sejarah di J-League, Tokyo Verdy.
Baca Juga: Live Streaming Timnas Indonesia vs Curacao, FIFA Matchday Malam Ini
Meski hanya di berkompetisi di kasta kedua Liga Jepang, kepindahan Arhan ke Tokyo Verdy mendapat perhatian dari banyak pihak.
Meskipun euforia kedatangan sang pemain tidak sebanding dengan menit bermain yang didapatkan, menurut catatan Transfermarkt, Arhan baru sekali bermain di J-League 2.
Pemain asal Blora itu baru mencatatkan sebanyak 45 menit bermain di Liga Jepang, status yang sangat berbeda di level tim nasional.
Eks pemain PSIS Semarang itu bahkan disebut menjadi bek kiri terbaik Indonesia saat ini, dan belum ada pemain lokal lain yang menyamai levelnya.
Egy Maulana Vikri (Zlate Moravce)
Egy Maulana Vikri sejatinya merupakan pemain muda yang digadang-gadang bakal jadi bintang timnas Indonesia di masa depan.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Erick Thohir Tegaskan Kesiapan Sumut Jadi Tuan Rumah AFF U-19 2026
-
Nova Arianto Bicara Tekanan Juara Bertahan Usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam di AFF U-19 2026
-
Asnawi Mangkualam Pulih Lebih Cepat dari Cedera ACL, Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF?
-
Erick Thohir Tak Ikut Campur soal Hasil Piala AFF U-19 2026
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Marc Klok Persilakan Bobotoh Hadir, Jakmania Layangkan Protes Keras ke Erick Thohir
-
Persija Punya Modal Berharga Buat Bongkar Pertahanan Persib Bandung
-
Donald Trump Serang FIFA: Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan!
-
Profil Timnas Ekuador: Kuda Hitam Piala Dunia dengan Regenerasi Pemain Muda Berbakat
-
Profil Timnas Arab Saudi: Elang Hijau Siap Bikin Kejutan Lagi di Piala Dunia 2026
-
Tekanan Puncak Klasemen Super League Paksa Persib Bandung Harus Menang Kontra Persija Jakarta Besok
-
Link Live Streaming Persekat Tegal vs Persiba Balikpapan: Siapa yang Harus Turun Kasta?
-
Jelang El Clasico, Ketajaman Lini Depan Persija Jadi Ancaman Serius Pertahanan Persib Bandung
-
Mustapha Hadji, Maestro Lapangan Tengah Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 1998