Suara.com - Terdapat sejumlah pemain Timnas Indonesia yang patut mendapatkan apresiasi khusus saat menumbangkan Curacao dalam pertemuan kedua FIFA Matchday, Selasa (28/9/2022) malam WIB.
Setidaknya, ada lima pemain timnas Indonesia yang menjadi aktor penting di balik kemenangan dengan skor 2-1 atas Curacao di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, tersebut.
Gol kemenangan Timnas Indonesia dicetak oleh Dimas Drajad pada menit kedua, kemudian disusul Dendy Sulistyawan menit ke-87. Sementara satu gol balasan Curacao dilesakkan Jeremy Antonisse menit ke-47.
Ini menjadi kemenangan kedua Timnas Indonesia atas Curacao. Sebelumnya, tim besutan Shin Tae-yong menang dengan skor 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (24/9/2022).
Kemenangan kedua ini tak terlepas dari aksi-aksi impresif yang dicatatkan oleh sederet nama pemain andalan Shin Tae-yong di timnas Indonesia.
Berikut Suara.com menyajikan lima nama pemain yang tampil bersinar bersama timnas Indonesia saat menghadapi pertemuan kedua melawan Curacao.
1. Rachmat Irianto
Secara tak terduga, pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memberikan ban kapten kepada Rachmat Irianto pada pertandingan kedua melawan Curacao.
Kepercayaan ini pun sukses dibayar lunas oleh Rian dengan penampilan yang agresif di sektor lini tengah skuad Garuda. Ia memang tak mencetak gol ataupun assist.
Baca Juga: Dibungkam Timnas Indonesia, Pelatih Curacao Keluhkan Kepemimpinan Wasit
Namun, performa pemain Persib ini sangat penting dalam membantu duel-duel di lini tengah. Sebab, di posisi ini ada dua pemain berkualitas milik Curacao, yakni Leandro dan Juninho Bacuna bersaudara.
2. Dendy Sulistyawan
Dendy Sulistyawan kembali berhasil membayar lunas kepercayaan yang diberikan oleh Shin Tae-yong ketika diturunkan sebagai pemain pengganti.
Pemain sayap Bhayangkara FC ini menjadi kunci kemenangan timnas Indonesia melalui gol pertamanya untuk skuad Merah Putih di laga internasional.
Eks pemain Persela Lamongan ini sukses mencari ruang kosong di depan gawang Curacao untuk meneruskan umpan silang Witan Sulaeman menjadi gol.
3. Dimas Drajad
Pada laga kedua melawan Curacao, Dimas Drajad lagi-lagi memperlihatkan determinasi yang luas biasa ketika bermain di sektor ujung tombak timnas Indonesia.
Performa impresif ini semakin sempurna karena Dimas Drajad sukses menyambar bola rebound dari sepakan keras Witan Sulaeman untuk menjadi gol.
Tak hanya itu saja, pergerakan pemain Persikabo 1973 ini juga patut diapresiasi karena mampu membuka ruang bagi rekan-rekannya yang lain.
Dalam diri Dimas Drajad, Shin Tae-yong tampaknya telah menemukan sosok pemain nomor sembilan yang dibutuhkannya.
4. Yakob Sayuri
Salah satu pemain yang patut menuai apresiasi khusus karena mampu menjalankan dua peran yang berbeda dalam satu pertandingan ialah Yakob Sayuri.
Pada babak pertama, Yakob sukses menjalankan tugasnya sebagai bek kanan untuk mengawal pergerakan Kenji Gorre. Pada babak kedua, dia pun digeser ke kiri oleh Shin Tae-yong saat Pratama Arhan ditarik keluar.
Peran kedua ini juga mampu diperankan dengan luar biasa oleh Yakob. Permainan ngoto dan kecepatannya sukses mematikan pergerakan lawan.
5. Witan Sulaeman
Witan Sulaeman lagi-lagi menjadi sosok yang penting di balik kemenangan yang diraih oleh timnas Indonesia. Pada laga kedua ini, dia layak diganjar status sebagai man of the match.
Sebab, semua gol yang dicetak timnas Indonesia pada laga ini lahir berkat aksi yang dimotori Witan. Gol pertama tercipta lewat bola rebound hasil sepakan pemain AS Trencin ini.
Adapun gol kedua terlahir berkat aksi individu pemain berusia 20 tahun ini sebelum akhirnya mengirimkan umpan silang yang sukses dikonversi menjadi gol oleh Dendy Sulistyawan.
Kontributor: Muh Adif Setyawan
Tag
Berita Terkait
-
Tendang Bola ke Suporter Timnas Indonesia, Juninho Bacuna Diteror Warganet
-
PSSI Berencana Tak Pakai Shin Tae-yong di SEA Games 2023, Kenapa?
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Naik Tiga Posisi usai Dua Kali Bungkam Curacao
-
Hasil Bola Tadi Malam: Spanyol Bungkam Portugal, Brasil Bantai Tunisia, Vietnam vs India 3-0
-
Dibungkam Timnas Indonesia, Pelatih Curacao Keluhkan Kepemimpinan Wasit
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya
-
Sidang CAS Digelar Hari Ini, Malaysia Terancam Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
-
Pernah Menang, Victor Osimhen Justru Takut Bertemu Liverpool di 16 Besar Liga Champions
-
JadI Korban Rasis, Benarkah Vinicius Jr Punya Nenek Moyang dari Afrika?
-
Mampukah Calvin Verdonk Bawa Lille Comeback atas Red Star Belgrade?
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Gabung ke Tim Zona Merah Super League
-
Tanpa Pembelaan, Pelatih Dortmund Merasa Pantas Tersingkir dari Liga Champions