Suara.com - J League menetapkan pekan berkabung sebagai duka atas Tragedi Kanjuruhan, Malang Sabtu 1 Oktober 2022. Rencananya, tiga strata kompetisi di Jepang akan mengheningkan cipta sebelum dimulainya pertandingan.
Adapun insiden di Kanjuruhan menyebabkan ratusan orang kehilangan nyawa. Oleh sebab itu tragedi di sana menjadi duka dunia sepakbola.
Hampir di seluruh penjuru dunia merasa peduli dan simpati dengan apa yang di Kanjuruhan. Tidak terkecuali Jepang di mana ada pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan berkompetisi di sana.
Sejauh ini sudah ada enam tersangka yang ditetapkan oleh Polri terkait insiden tersebut. Mereka ialah Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita, Abdul haris (Ketua Panpel Arema) dan Suko Sutrisno (Security Officer Arema).
Lalu ada lagi Kompol Wahyu Setyo Pranoto (Kabag Ops Polres Malang) dan AKP Hasdarmawan (Daniki 3 Yon Brimob Polda Jatim). Status tersangka disebut ada peluang bertambah.
Dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, J League akan melakukan aksi simpati untuk Tragedi Kanjuruhan. Salah satunya dengan melakukan aksi mengheningkan cipta di semua kompetisi pada akhir pekan ini.
"J League mengumumkan bahwa semua laga yang digelar akhir pekan ini akan diawali dengan mengheningkan cipta untuk mengenang korban tragedi yang terjadi di Indonesia pada akhir laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan," tulis keterangan resmi J League, Jumat (7/10/2022).
Diketahui, kompetisi Jepang memang sudah lama menjalin kerja sama dengan sepak bola Indonesia. Tercatat, sejak 2014 mereka sudah saling bertukar informasi dan membantu satu sama lainnya.
Mengheningkan cipta di J League akan dilakukan dalam semua laga berikut ini. Semua pertandingan akan dimainkan pada 8-9 Oktober 2022.
Baca Juga: Polri Kembali Periksa Tiga Saksi Dari Dispora, Arema FC dan Polisi Kasus Tragedi Kanjuruhan
Berikut waktu mengheningkan cipta di J League untuk Tragedi Kanjuruhan
J1 League pekan ke-32
J2 League pekan ke-40
J3 League pekan ke-28
Berita Terkait
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan
-
Siapa Wandi Wanandi? Orang Indonesia Pertama yang Jadi Investor Klub Liga Jepang
-
Bojan Hodak Percaya Diri Persib 'Matikan' Top Skor J-League Andalan Lion City Sailors
-
Karier Singkat di Yokohama, Sandy Walsh Siap Pindah ke Buriram United
-
Eng Ing Eng! Rekam Jejak Sekjen PSSI Yunus Nusi Komisaris Anyar Angkasa Pura
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League
-
Rapor Bintang Timnas Indonesia di Super League: Rizky Ridho hingga Thom Haye Menyala!
-
Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC
-
Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi
-
Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun
-
Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Alvaro Arbeloa Ungkap Alasan Jarang Mainkan Dani Carvajal
-
Memble Ditahan Imbang Dewa United, Persib Bakal Mengamuk Saat Jumpa Arema FC
-
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Berpotensi Hadapi Bintang Barcelona Lamine Yamal