Suara.com - Lama tak terdengar dan jarang nongol di publik, kabar mengejutkan datang dari Sekjen PSSI, Yunus Nusi.
Dikutip dari Suara.com, Yunus Nusi diangkat oleh Menteri BUMN, Erick Thohir sebagai Komisaris Independen PT Angkasa Pura Indonesia (APIA).
Penunjukan ini dilakukan pada 4 Juli 2025, menambah daftar panjang nama-nama baru di lingkungan BUMN.
Pengangkatan Yunus Nusi, bersamaan dengan politikus Partai Demokrat Elly Engelbert Lasut, sebagai Komisaris Angkasa Pura Indonesia, tertuang dalam surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-197/MBU/07/2025 dan Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia Nomor KEP.DU.01/08.03.01/04/07/2025, seperti dikutip dari keterbukaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/7/2025).
Erick Thohir juga memberhentikan dengan hormat Irfan Wahid dan Ni Luh Enik Ermawati dari posisi komisaris Angkasa Pura Indonesia.
Sebelum diangkat jadi Komisirasi PT Angkasa Pura, Yunus Nusi sempat maju sebagai calon legislatif di Pemilu 2024.
Hal ini diketahui dari story Instagram Raffi Ahmad yang diunggah oleh akun @hantamfootball. Terlihat Yunus Nusi diusung oleh Partai Golkar dengan nomor urut lima.
Dilansir di laman resmi info pemilu, Yunus Nusi akan bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Timur. Ada delapan nama yang akan bertarung.
Selain Yunus Nusi, salah satu tokoh sepak bola lainnya adalah Presiden Borneo FC, Nabil Husein.
Baca Juga: Postingan Arya Sinulingga Soal Liga Putri Bikin Dongkol Publik: Wapres Gibran Sampai Terseret
Yunus Nusi dikenal sebagai salah satu tokoh sepak bola nasional yang kerap bermanuver di tubuh PSSI. Hal itu wajar karena ia pun juga seorang kader Partai Golkar.
Nama Yunus Nusi sendiri disorot publik sepak bola nasional saat kisruh PSSI pada 2011. Saat itu, ia muncul sebagai kelompok 78 (K-78) yang mendukung pasangan Arifin Panigoro dan George Toisutta sebagai ketum dan waketum PSSI.
Namun dua nama yang diusung oleh K-78 itu kemudian ditolak oleh Komite Normalisasi. Kelompok ini kemudian melarikan dukungannya kepada Djohar Arifin yang kemudian terpilih sebagai Ketum PSSI periode 2011-2015.
Selama kepemimpinan Djohar, K-78 tak sejalan. Yunus Nusi pun kerap vokal menyuarakan agar Arifin Panigoro dan George Toisutta menggantikan Djohar Arifin.
Akhir Desember 2011, Yunus Nusi kemudian menjadi bagian dari Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI). Tugas KPSI itu saat itu menyelenggarakan KLB PSSI 2012.
Keberadaan KPSI ialah mendesak PSSI dibawah pimpinan Djohar untuk segera menyelenggarakan KLB. KPSI kemudian bertugas menjalankan roda organisasi PSSI.
Berita Terkait
-
Postingan Arya Sinulingga Soal Liga Putri Bikin Dongkol Publik: Wapres Gibran Sampai Terseret
-
Erick Thohir Angkat Sekjen PSSI Yunus Nusi Jadi Komisaris Angkasa Pura
-
Hanya di Era Edy Rahmayadi, Liga Putri hingga Piala Indonesia Bisa Digelar Bersama Kompetisi Lainnya
-
Liga Indonesia Level Up! PT LIB Rekrut Mantan General Manager Liga Jepang
-
Perbedaan Usaha PSSI dan Menpora Mau Gelar Liga Putri Secepatnya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Ruben Amorim Keras Kepala, Tugas Direktur Olahraga MU Ngapain Sih?
-
Rekor Satu Dekade David Beckham Dipecahkan Bek Muda AC Milan
-
Arsenal atau Manchester City? Ini Pilihan Roy Keane Favorit Juara Premier League 2025/2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Ada Bigmatch Inter Milan vs Napoli, AC Milan Lawan Fiorentina
-
Link Live Streaming Persebaya vs Malut United: Debut Manis atau Pahit Tavares?
-
Hasil Bundesliga: Diwarnai Drama 6 Gol, Frankfurt versus Dortmund Berakhir Kecewa
-
Transfer BRI Super League: Persis Solo Bawa Pulang Alfriyanto Nico dari Persija
-
Persib Bandung dan APPI Gelar Charity "Dari Sepak bola untuk Sumatra"
-
Catat! Ini Harga Tiket Nonton Timnas Indonesia pada Piala Asia Futsal 2026
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare