Suara.com - Stadion Chelsea Stamford Bridge terancam tenggelam tahun 2050 atau sekira 30 tahun mendatang. Semua ini berawal dari ancaman krisis pemanasan global.
Selain itu curah hujan di Inggris semakin tinggi yang mengakibatkan stadion sering terendam air.
Dikutip dari Daily Star, penaikan curah hujan ini terjadi 10 tahun terakhir.
Sehingga hitung-hitungannya, pada tahun 2050, kemungkinan Stamford Bridge akan tenggelam.
Hal itu terungkap dalam film dokumenter Sky Sports Minggu malam tentang perubahan iklim.
"Krisis iklim adalah salah satu masalah paling mendesak di zaman kita. Pada tingkat saat ini, perubahan iklim akan berdampak luas pada kita semua. Di sepak bola, kami sudah melihat pertandingan terpengaruh karena cuaca ekstrem — terutama di komunitas akar rumput kami,” begitu pernyataan FA.
Selain itu akademisi perubahan iklim David Goldblatt menjelaskan kemungkinan besar, Stamford Bridge akan tenggelam karena cuaca ekstrem yang menyebabkan banjir.
“Ini adalah krisis iklim. Kami tidak berbicara tentang beberapa genangan air di lapangan, kami berbicara tentang 1,5 meter air - yang berarti tidak ada sepak bola."
"Di Inggris, ini benar-benar serius. Perhitungan saya adalah bahwa sekitar seperempat stadion profesional di empat liga teratas berada di bawah ancaman banjir tahunan atau benar-benar tenggelam pada tahun 2050," papar David Goldblatt.
Baca Juga: Jamu Chelsea, Stefano Pioli Minta AC Milan Tuntaskan Dendam
Berita Terkait
-
Miss Earth Indonesia 2025 Putri Andriani Juficha Meninggal Dunia Tepat di Hari Ulang Tahunnya
-
Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan
-
AC Milan Digilas Chelsea 0-3, Ruben Amorim Singgung Suporter Indonesia
-
1.200 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Chelsea Vs AC Milan di GBK, Libatkan Tim Jibom hingga K-9
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan