Suara.com - Paris Saint-Germain atau PSG bantah sewa buzzer untuk serang Kylian Mbappe, pemainnya sendiri. Kylian Mbappe disebutkan mendapatkan pelecehan bersama pemain PSG lainnya via online.
Buzzer disebutkan menyerang Kylian Mbappe di Twitter.
PSG menyatakan mereka menggunakan media sosial mereka untuk tujuan positif.
"Paris Saint-Germain dengan keras menyangkal tuduhan Mediapart. PSG adalah merek internasional yang bekerja terus-menerus dengan agensi media sosial di seluruh dunia untuk mempromosikan dan merayakannya," begitu kata PSG dikutip dari Daily Star.
Hubungan PSG dengan Kylian Mbappe memang lagi panas. Kylian Mbappe mau keluar klub karena sudah tidak nyaman.
Kylian Mbappe dikabarkan ingin hengkang dari PSG setelah tersingkir dari posisinya musim ini.
Namun, bos PSG Christophe Galtier berusaha keras untuk mempertahankan Mbappe di klub.
Sebelumnya kabar Kylian Mbappe diserang buzzer dilaporkan media Prancis.
Dikutip dari EuroSport, pada hari Rabu, Mediapart melaporkan bahwa PSG telah melibatkan agen eksternal untuk membuat pasukan akun Twitter palsu
Baca Juga: Kylian Mbappe Dikabarkan Diserang Buzzer PSG, Hubungan Mereka Lagi Panas
“Para pendukung Paris sangat mencintai Anda, Anda tahu itu. Anda menyampaikan pesan Anda malam ini ... jika Anda bisa menekan seperti itu di lapangan, ”tulis akun Paname Squad, yang disebutkan dalam laporan tersebut.
Pada musim semi 2019, Mbappe pertama kali mengisyaratkan bahwa ia mungkin mempertimbangkan keluar dar PSG.
Setelah pernyataan tersebut, sang pemain diserang di media sosial oleh akun-akun yang tampaknya mendukung klub Prancis tersebut.
Berita Terkait
-
Jadwal Semifinal Liga Champions 2025/2026: PSG vs Bayern Munich, Atletico Madrid Tantang Arsenal
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Usai Kalah dari Malaysia, Ini Syarat Timnas Indonesia U-17 untuk Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17
-
Kualitas Pemain Mumpuni, Bojan Hodak Heran Dewa United Tak di Papan Atas
-
Bojan Hodak Selangkah Lagi Pecahkan Rekor Legendaris Indra Thohir di Persib Bandung
-
Jadwal Semifinal Liga Europa 2025/2026: Wakil Inggris Saling Bertemu, Braga vs Freiburg
-
Gacor, Dua Wakil Inggris Melaju ke Semifinal Liga Europa
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-17 2026: Posisi Timnas Indonesia U-17 Terancam Usai Kalah dari Malaysia
-
Saingi Ronaldo, Lionel Messi Resmi Beli Klub Spanyol
-
Kurniawan Dwi Yulianto: Saya Mohon Maaf
-
Pelatih Malaysia Ungkap Rahasia Kalahkan Timnas Indonesia U-17
-
Kapten Timnas Indonesia U-17 Merasa Sangat Kecewa Kalah dari Malaysia