Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 17 April 2026 | 06:40 WIB
Pelatih Timnas U-17 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto berdoa saat tim asuhannya melawan Timnas Malaysia pada pertandingan penyisihan grup A ASEAN U-17 Boys Championship atau AFF U-17 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026). [ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/sgd/kye]
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia U-17 kalah 0-1 dari Malaysia pada laga Grup A Piala AFF U-17 2026 di Gresik.
  • Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menyoroti hilangnya konsentrasi pemain dan kegagalan memaksimalkan peluang menjadi gol selama pertandingan.
  • Tim pelatih segera melakukan evaluasi dan mempersiapkan strategi terbaik untuk menghadapi Vietnam pada pertandingan selanjutnya nanti.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain meski harus menelan kekalahan 0-1 dari Malaysia pada laga Grup A Piala AFF U-17 2026.

Ia pun menyampaikan permintaan maaf atas hasil mengecewakaan tersebut.

“Saya memohon maaf dengan hasil yang kurang memuaskan ini, tapi saya tetap memberikan apresiasi kepada semua pemain," kata Kurniawan saat konferensi pers usai pertandingan di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Kamis malam.

"Tentunya hal ini menjadi bahan evaluasi tim ke depan,” lanjutnya.

Malaysia vs Indonesia di Piala AAFF U-17 2026. (Dok. FAM)

Ia menilai timnya sebenarnya mampu mengendalikan permainan, namun kehilangan konsentrasi pada momen penting yang berujung gol bagi lawan.

Menurutnya, hal tersebut menjadi catatan penting agar para pemain bisa menjaga fokus sepanjang pertandingan.

“Kami harus fokus selama 90 menit karena kesalahan dari kita membuahkan gol untuk lawan,” ucapnya.

Selain itu, ia juga menyoroti efektivitas penyelesaian akhir yang masih belum optimal, meski sejumlah peluang berhasil diciptakan.

Kurniawan menyebut kegagalan memaksimalkan peluang menjadi salah satu faktor utama timnya gagal meraih hasil positif.

Baca Juga: Pelatih Malaysia Ungkap Rahasia Kalahkan Timnas Indonesia U-17

“Kami kontrol gim, tapi beberapa peluang tidak menjadi gol,” tuturnya.

Meski demikian, ia menegaskan kekalahan ini tidak boleh berdampak pada mental pemain yang masih berada dalam usia muda.

Ia pun meminta dukungan dari masyarakat agar para pemain tetap percaya diri menghadapi pertandingan selanjutnya.

“Saya tidak mau kekalahan ini menjatuhkan mental mereka karena usia ini masih sensitif,” jelasnya.

Di sisi lain, ia memastikan tim pelatih akan segera melakukan evaluasi dan mempersiapkan strategi untuk menghadapi Vietnam.

Kurniawan juga tetap optimistis peluang lolos masih terbuka, mengingat persaingan di Grup A yang diisi tim kuat seperti Vietnam dan Malaysia.

Load More