- Liverpool tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat 0-4 dari Paris Saint-Germain di Stadion Anfield, Rabu (15/4/2026).
- Striker Hugo Ekitike mengalami cedera engkel serius pada menit ke-32 sehingga harus ditarik keluar dari pertandingan tersebut.
- Pakar kesehatan memprediksi Ekitike menderita cedera tendon Achilles yang memerlukan waktu pemulihan hingga dua belas bulan lamanya.
Suara.com - Malam yang kelam harus dilalui oleh Liverpool. Tak hanya harus mengubur mimpi mereka di Liga Champions setelah kembali takluk 0-2 dari Paris Saint-Germain (PSG), mereka juga harus kehilangan striker andalan, Hugo Ekitike yang menderita cedera serius.
Dalam laga leg kedua perempat final di Stadion Anfield, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB, petaka bagi The Reds datang pada menit ke-32.
Di tengah upaya mengejar defisit agregat, Ekitike terjatuh dengan posisi yang tidak natural dan langsung terlihat mengerang kesakitan pada bagian engkelnya.
Penyerang yang telah menjadi mesin gol tim dengan torehan 17 gol musim ini itu pun tidak bisa melanjutkan pertandingan dan terpaksa digantikan oleh Mohamed Salah.
Seusai laga, yang dimenangkan PSG dengan agregat telak 4-0, pelatih Arne Slot memberikan kabar yang sangat mengkhawatirkan mengenai kondisi strikernya.
"Dia tidak baik-baik saja. Kita semua bisa melihat bahwa kondisinya tidak baik," ujar Slot kepada Sky Sports.
"Dia langsung pulang pada babak kedua jadi saya belum melihatnya lagi. Kalah dalam laga itu sulit, tetapi kehilangan pemain adalah sesuatu yang sudah sering kami alami musim ini."
"Sangat sulit baginya di saat seperti ini," imbuh juru latih asal Belanda tersebut.
Kekhawatiran Slot diperkuat oleh analisis dari para pakar fisiologi olahraga.
Baca Juga: Luis Enrique Waspadai Jebakan Liverpool, PSG Belum Aman Jelang Leg Kedua Liga Champions
Dua ahli, Abdul Salam Al-Shammari dan Dr. Rajpal Brar, DPT sama-sama menduga bahwa Ekitike mengalami cedera achilles tendon yang sangat serius.
Al-Shammari seorang spesialis rehabilitasi, bahkan memprediksi Ekitike bisa menepi dari lapangan hijau selama 9 hingga 12 bulan.
Analisis serupa datang dari Dr. Brar yang menyebut proses pemulihan untuk kembali ke level permainan terbaiknya akan memakan waktu yang sangat lama.
"Sayangnya, cedera Ekitike terlihat seperti cedera ruptur tendon Achilles yang umum terjadi," tulisnya.
"Diperkirakan pemain sepak bola elite membutuhkan waktu 7-9 bulan untuk kembali berolahraga, atau lebih lama lagi untuk kembali ke level sebelum cedera," imbuhnya.
Jika diagnosis ini akurat, maka musim bagi Hugo Ekitike dipastikan telah berakhir, sebuah kehilangan yang sangat besar bagi Liverpool.
Berita Terkait
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
-
Jelang Lawan PSG, Szoboszlai Tantang Fans Liverpool: Percaya Gak The Reds Bisa Comeback?
-
14 Laga Kebobolan! Lini Belakang Barcelona Jadi Bom Waktu Lawan Atletico, Misi Sulit Remontada
-
Misi Mustahil atau Keajaiban Anfield? Liverpool Tantang PSG Dinihari Nanti
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Noni Madueke Tak Takut Lionel Messi Cs: Argentina yang Harus Khawatir Lawan Inggris
-
Mbappe dan Michael Olise Melempem, Deschamps Beberkan Penyebab Prancis Tumbang dari Spanyol
-
Ada Proses Panjang di Balik Kesuksesan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
-
Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara
-
Alexis Mac Allister: Tenang, Timnas Argentina Pengalaman di Semifinal
-
Rodrigo De Paul: Saya Harus Kendalikan Emosi di Laga Argentina vs Inggris
-
Jelang Argentina vs Inggris, Gonzalo Montiel: Kami Sudah Lewati Masa Sulit
-
Kata-kata Didier Deschamps, Prancis Aneh Hadapi Spanyol Hingga Angkat Koper dari Piala Dunia 2026
-
Pedro Porro: Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Tidak Ada di Mimpi Paling Liar Saya
-
Rekor Sempurna Luis de la Fuente: Spanyol 14 Pertandingan Tanpa Kalah