Suara.com - Cristiano Ronaldo tak terima dituduh berbuat kasar banting ponsel anak kecil fans Everton. Cristiano Ronaldo sedang berjuang melawan tuduhan FA soal perilaku tidak pantas karena diduga menjatuhkan ponsel dari tangan seorang penggemar Everton.
Dalam video yang beredar, bintang Manchester United itu tampak menampar telepon dari tangan seorang pendukung Everton saat ia berjalan kembali ke ruang ganti setelah kekalahan The Reds di Goodison Park pada bulan April lalu.
Ronaldo diperingatkan oleh polisi atas insiden tersebut dan meminta maaf kepada penggemar muda segera setelah insiden pada 9 April.
FA menuduhnya melanggar aturan E3, yang berkaitan dengan perilaku yang tidak pantas atau kekerasan.
Pelatih MU, Ten Hag ditanyai tentang tanggapan Ronaldo terhadap tuduhan itu pada konferensi persnya pada hari Rabu kemarin.
"Kami membicarakannya, dia tidak akan menerimanya," kata Ten Hag.
Ronaldo sendiri saat itu dalam keadaan emosi. Dia pun sudah meminta maaf.
“Saya meminta maaf atas kemarahan saya dan, jika memungkinkan, saya ingin mengundang pendukung ini untuk menonton pertandingan di Old Trafford sebagai tanda fair play dan sportivitas,” kata Ronaldo.
Dikutip dari Mirror, kasus Ronaldo sekarang akan dibawa ke sidang. Saksi akan diizinkan untuk mengajukan bukti tertulis.
Baca Juga: Jadwal Bola Malam Ini, Ada Manchester United vs Omonia Nicosia di SCTV dan Real Betis vs AS Roma
Bocah yang menjadi korban Ronaldo adalah Sarah Kelly.
Berita Terkait
-
Raih Manajer Terbaik Premier League Januari 2026, Michael Carrick Tersipu Malu
-
Gol Sesko Bikin MU Terhindar dari Kekalahan, Senne Lammens Angkat Topi
-
Ucap Inggris Dijajah Imigran, Pemilik Manchester United Terancam Sanksi Berat
-
Gary Neville Sebut Arsenal dan Chelsea Salah Langkah! Gagal Rekrut Bintang Rp1,3 Triliun
-
Thomas Tuchel Perpanjang Kontrak Sampai 2028, Manchester United Gigit Jari
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan