Suara.com - Tim sepak bola Semen Padang Football Club (SPFC) meliburkan pemain mereka selama sembilan hari ke depan karena belum adanya kejelasan lanjutan kompetisi Liga 2 2022.
Pelatih Kepala Semen Padang FC, Delfiadri di Padang, Jumat, mengatakan keputusan itu diambil sembari menunggu keputusan resmi dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengenai jadwal pasti liga bergulir pasca tragedi memilukan di Kanjuruhan, Malang.
Menurut dia, keputusan ini hasil diskusi tim pelatih untuk memberikan libur kepada tim. Namun keputusan itu bisa berubah jikalau sewaktu-waktu ada keputusan terbaru dari PSSI dan PT LIB.
"Setelah kita berbicara dengan manajemen dan kesepakatan kita bersama seluruh tim pelatih memberikan libur kepada seluruh pemain selama sembilan hari, terhitung mulai esok sampai tanggal 23 Oktober nanti," kata dia
Ia mengatakan pihaknya sudah berkomitmen dengan seluruh pelatih, pemain dan ofisial tim jika sewaktu-waktu informasi liga segera bergulir, maka libur juga bisa jadi dipercepat untuk kembali mempersiapkan tim," kata dia
Dirinya juga mewanti-wanti kepada seluruh pemain yang pulang kampung untuk bisa menjaga kondisi fisik.
Selain itu seluruh pemain juga dilarang untuk mengikuti pertandingan lain selama libur.
"Kita ingatkan kepada pemain yang pulang, liburan kita bukan liburan anak band, tapi liburan seorang atlet sepak bola. Jadi kita harapkan semua pemain juga latihan selama libur dan menjaga kondisi fisik mereka," kata dia.
Dirinya melarang keras pemain untuk mengikuti pertandingan seperti tarkam selama libur. Jika ada pemain yang ketahuan makanya tim pelatih sudah menyiapkan sanksi berat.
Baca Juga: TGIPF: Izin Liga 1 Tidak akan Keluar jika PSSI Belum Berubah!
“Terakhir kita ucapkan selamat libur dan salam hangat untuk keluarga dari tim Semen Padang FC," katanya seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Rela Turun Kasta demi Gabung Semen Padang
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Rumah Subsidi Danantara Tersebar di Jawa hingga Luar Jawa, Ada di Bekasi dan Sumbawa
-
Hery Gunardi Dinobatkan Best CEO, BRI Group Raih Enam Penghargaan Global
-
Rekor MURI Esther Irawati: Profesor AI Perempuan Termuda RI yang Perangi Hoaks Lewat Mata Digital
-
Karhutla Kalimantan Kian Parah, DPR Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
-
Saat KPK Usut Audit BPK Sumsel, Begini Rapor WTP Muara Enim, PALI dan Empat Lawang
-
BRI Group Perkuat Reputasi Global Lewat Enam Penghargaan Bergengsi
-
Hery Gunardi Raih Best CEO, BRI Group Bawa Pulang Enam Penghargaan Internasional
-
Review Toko Buku Abadi: Novel Unik dengan Alur Cerdas dan Banyak Perspektif
-
Mengapa Daun Berwarna Hijau? Ini Alasan Ilmiahnya
-
Belajar dari Kasus Hyundai Ioniq 5 Aa Juju, Parkir Paralel Bisa Bikin Aki Mobil Listrik Soak?