Suara.com - Manajer Newcastle United, Eddie Howe meyakini masa depan timnya mampu menandingi Manchester United sebagai kekuatan global dalam sepak bola, saat The Magpies --julukan Newcastle-- melanjutkan kembali perkembangan dramatis klub mereka di bawah dukungan konglomerat Arab Saudi.
Newcastle yang saat ini bercokol di peringkat keenam klasemen sementara Liga Inggris 2022/2023, hanya terpaut satu poin di belakang Manchester United, akan menghadapi raksasa Old Trafford itu pada Minggu (16/10/2022) malam WIB di pekan ke-11, 12 bulan setelah kepemilikan klub oleh Mike Ashley berakhir.
Manajer Newcastle, Howe mengatakan saat konferensi pers pra-pertandingan bahwa tidak ada batasan untuk pencapaian The Magpies yang haus kesuksesan dan belum pernah memenangkan trofi utama sejak 1969 itu.
Ditanya apakah Newcastle bisa menjadi sebesar Manchester United, Howe menjawab: "Saya tidak suka memberikan angan-angan pada individu pemain dan saya juga tidak suka memasang target terlalu tinggi pada klub."
"Tapi jika melihat sejarah saya sendiri, Bournemouth dikaitkan sebagai tim League One, League Two, terutama League One, tetapi kami telah membawa mereka tumbuh menjadi klub Liga Inggris. Jadi mengapa tidak?" sambung eks pelatih Bournemouth itu.
"Tujuan klub ini dengan ambisi di balik layar, yang sangat besar sekarang, saya selalu mengatakan bahwa kami sekarang harus mencoba dan mewujudkan ambisi besar itu. Tapi tidak ada batasan di sini."
"Hal yang selalu membuat saya terpesona adalah para pemain muda di sini, 12, 13 dan 14 tahun, semangat mereka untuk Newcastle. Ini berjalan dari generasi ke generasi dan itu tidak akan berhenti."
"Apa yang akan terjadi mudah-mudahan adalah merek global dan antusiasme global untuk Newcastle akan tumbuh."
"Dukungan global pasti akan berubah seiring waktu jika klub bisa sukses. Saya memberi lebih banyak tekanan pada diri saya di sini, tetapi itulah tantangannya dan di situlah klub ingin berada."
Baca Juga: Prediksi Liverpool vs Manchester City di Liga Inggris: Preview, Skor dan Susunan Pemain
"Siapa yang tahu seperti apa masa depan dalam 20 atau 30 tahun," kata pelatih asal Inggris itu.
Konsorsium Amanda Staveley, di mana Dana Investasi Publik Arab Saudi memegang 80 persen saham, telah menginvestasikan lebih dari 225 juta dolar AS untuk pemain baru.
Sebagian besar dari pengeluaran itu masuk ke pemain tengah Brasil Bruno Guimaraes, yang mencetak dua gol saat kemenangan 5-1 atas Brentford pada Liga Inggris akhir pekan kemarin, untuk lebih meningkatkan reputasinya yang berkembang.
Howe mengatakan golnya itu merupakan bonus.
"Ketika kami mengontraknya, kami tidak berpikir kami mendapatkan gol sebagai bagian dari permainannya, jujur saja," ucap Howe.
"Rekor golnya bukanlah sesuatu yang kami lihat dan pikirkan, 'Kami akan mengubahnya dan menambahkan gol ke permainannya'," tukasnya.
Berita Terkait
-
Dua Gelar Juara di Depan Mata Arsenal Diterpa Kabar Buruk, Mikel Arteta Panik?
-
Transfer Ederson ke Manchester United Terancam Gagal Jika Arsenal Berani Bayar Mahal
-
MU Berburu The Next Bruno Fernandes, Maxi Araujo Jadi Target Utama
-
Krisis Lini Tengah Manchester United, Ederson Menjadi Solusi Murah Usai Atletico Tikung Joao Gomes
-
Pep Guardiola Yakin Omar Marmoush Punya Peran Penting untuk Manchester City
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Mengapa Belum Ada Striker Arab Saudi Sekelas Sami Al-Jaber Jelang Putaran Final Piala Dunia 2026?
-
Profil Timnas RD Kongo: Macan Tutul yang Lolos Dramatis ke Piala Dunia Usai Penantian Panjang
-
Cedera Saat Lawan Persija, Musim Layvin Kurzawa Bersama Persib Dipastikan Berakhir
-
Hampir Terpeleset dalam Perburuan Gelar, Lefundes Puji Mental Baja Borneo FC
-
Persib Ditinggal Layvin Kurzawa Jelang Hadapi Dua Laga Krusial Penentu Juara
-
Ranieri Buka Peluang Tangani Timnas Italia, Opsi Duet dengan Allegri Menguat
-
Real Madrid Siapkan Rencana Tukar Guling Kenan Yildiz, Tawarkan Brahim Diaz dan Gonzalo Garcia
-
Pelatih Baru Segera Datang, Kolumnis Belanda Sarankan Ajax Coret Maarten Paes
-
Era Baru Der Panzer Dimulai di Piala Dunia 2026, Nagelsmann Tolak Jerman Jadi Spanyol 2.0
-
Cari Pelapis Harry Kane, Thomas Tuchel Bakal Pilih Striker Uzur Ini ke Piala Dunia 2026