Suara.com - Kemampuan Xavi Hernandez semasa bermain tak perlu diragukan lagi. Namun, saat menjadi pelatih, pria asal Spanyol itu tampak kesulitan dan bahkan kini mencatatkan rekor buruk.
Kekalahan Barcelona dari Real Madrid dalam laga El Clasico di pekan ke-9 Liga Spanyol 2022-2023, Minggu (16/10/2022), membuat Xavi Hernandez resmi mencatatkan rekor terburuk dalam daftar pelatih Barcelona selama memimpin 50 pertandingan.
Laga ke-50 Xavi di Barcelona berakhir dengan kekacauan. Alih-alih tampil mengesankan dengan para pemain mahalnya, Barcelona dihancurkan Real Madrid dengan skor 1-3.
Melansir Marca, hasil itu membuat Xavi Hernandez memiliki rekor 28 menang, 11 imbang dan 11 kalah dari 50 laga pertama saat memimpin Barcelona.
Statistik itu mirip dengan milik Frank Rijkaard tetapi juru taktik asal Belanda itu punya angka sedikit lebih baik. Rijkaard punya jumlah kemenangan sama dengan Xavi tetapi kalah lebih sedikit.
Sementara pelatih Barcelona terbaik dalam 50 laga pertamanya adalah Luis Enrique yang mampu mencatatkan 42 kemenangan, tiga hasil imbang dan lima nirbobol.
Selain itu ada Pep Guardiola, Tata Martino, Tito Vilanova, Ernesto Valverde, dan Ronald Koeman. Dalam 50 pertandingan pertama mereka, bos City dan pelatih Argentina itu meraih 37 kemenangan, delapan seri, dan lima kekalahan.
Vilanova memulai waktunya bersama Barcelona dengan 36 kemenangan, delapan seri dan enam kekalahan. Sedangkan Valverde meraih jumlah kemenangan yang sama dengan Xavi, tetapi seri 11 kali dan kalah tiga kali.
Sementara Koeman yang kerap disorot dan dikritik bahkan lebih baik dari Xavi dengan memenangkan 33 dari 50 pertandingan pertamanya, tujuh kali imbang dan 10 kali kalah.
Baca Juga: Pernah Gabung Barcelona, Antoine Griezmann Minta Maaf ke Suporter Atletico Madrid
Kekalahan Barcelona dari Real Madrid semakin menambah beban berat di pundak Xavi Hernandez yang kini tengah harap-harap cemas akan peluang Barcelona di Champions League 2022-2023.
Sebelum laga El Clasico, kans Barcelona untuk lolos ke 16 besar Champions League 2022-2023 kian mengecil menyusul hasil imbang 3-3 dengan Inter Milan dalam matchday keempat Grup C.
Dalam empat matchday yang telah dijalani, Xavi hanya mampu membawa Barcelona menang sekali yakni kontra Viktoria Plzen, lalu kalah dua kali melawan Bayern dan Inter, sebelum imbang di pertemuan kedua dengan Nerazzurri pekan lalu.
Berita Terkait
-
Terungkap! Presiden Barcelona Intimidasi Wasit di Ruang Ganti, Hasilnya Tetap Kalah 1-3 dari Real Madrid
-
Barcelona Babak Belur Dihajar Real Madrid di Santiago Bernabeu
-
Xavi Soroti Mentalitas Barcelona yang Kalah Dewasa dari Real Madrid di El Clasico
-
Real Madrid 3-1 Barcelona: Hebatnya Ancelotti, Tak Otak-atik Strategi tapi Sukses Permalukan Xavi
-
Kembali ke Atletico Madrid, Antoine Griezmann Minta Maaf
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Iran Merasa Dianaktirikan di Piala Dunia 2026, Amir Ghalenoei Lontarkan Sindiran
-
Nyaris Liburan, Zico Kini Jadi Pahlawan Mesir di Piala Dunia 2026
-
Cerita Jeda Babak Pertama Mesir yang Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026
-
Respons Mohamed Salah Usai Bantu Mesir Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia
-
Winger Bosnia Luka Menalo Dikabarkan Segera Gabung Persib Bandung
-
Persib Selangkah Lagi Dapatkan Eks Timnas Bosnia, Diklaim Sudah Teken Kontrak 2 Tahun
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
-
Piala Dunia 2026: Ngeri Hadapi Lini Depan Prancis, Pelatih Irak Berkelakar Ingin Pasang 3 Kiper
-
John Herdman Punya Cara Supaya Timnas Indonesia Menjadi Raja di ASEAN