Suara.com - Pelatih Manchester United Erik ten Hag memuji skuadnya meski hasil seri dalam kontra Newcastle United 0-0 pada pekan ke-11 di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu. Ten Hag menyebutkan Manchester United memberikan tekanan lebih ke Newcastle United.
"Kami mengalahkan mereka di lini tengah dan kami membuat peluang. Mereka memberikan semua yang mereka miliki, secara individu dan kebijaksanaan tim dan layak menang karena kami membuat peluang," kata Ten Hag menerangkan.
Erik ten Hag mengklaim peluang besar banyak diciptakan timnya. Bahkan seharusnya, MU bisa cetak gol.
"Kami melewatkan dua peluang besar, kami bisa dan seharusnya bisa, mencetak gol kemenangan. Itu adalah langkah yang bagus oleh Rashy (Rashford) untuk Fred dan yang terakhir adalah umpan silang bagus oleh Casemiro dan Rashy seharusnya mencetak gol," ujarnya menambahkan.
Pada pertandingan ini, MU memilih mencadangkan penyerang asal Inggris Marcus Rashford dan baru dimasukkan pada menit ke-72 menggantikan Cristiano Ronaldo.
Rashford mampu menciptakan dua peluang emas untuk The Red Devils, akan tetapi keduanya ini tidak mampu membobol gawang Newcastle United yang dijaga oleh Nick Pope.
"Dia memiliki dampak, itu apa yang saya harapkan dari pemain yang datang dari bangku cadangan. Kami memutuskan untuk mendapatkan kesegaran di dalam tim dan saya pikir bahwa itu bekerja dengan baik," ungkap Ten Hag.
Soal kepemimpinan wasit pada laga tersebut, Ten Hag enggan memberikan komentar karena menurutnya semua orang turut menyaksikan hal tersebut.
"Semua telah menyaksikan pertandingannya dan itu adalah pekerjaanmu untuk menilai penampilan dari tim dan dari wasit. Bagi saya, saya tidak akan melakukan itu," kata Ten Hag menjelaskan.
Baca Juga: Manchester United Kembali Dapat Lampu Hijau Transfer Frenkie de Jong
Hasil imbang ini membuat Manchester United masih tertahan di peringkat ke-5 klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 16 poin dari 9 pertandingan, berselisih tiga poin dari posisi empat besar. (Antara)
Berita Terkait
-
Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal
-
Ruben Amorim Masuk Daftar Kandidat Pelatih Incaran AC Milan
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
-
Klub Premier League Ini Tertarik Boyong Ruben Amorim
-
Manchester United Pantau Sandro Tonali, AC Milan Masih Jadi Tujuan Utama
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti