Suara.com - Gelandang Barcelona Pablo Gavi raih Kopa Trophy 2022. Pesepakbola Spanyol itu menjadi pemain muda terbaik di bawah usia 21 tahun.
Pablo Gavi yang berusia 18 tahun ini berhasil mengalahkan bintang-bintang muda top lainnya seperti Eduardo Camavinga (Real Madrid), Jamal Musiala (Bayern Muenchen), Jude Bellingham (Borusia Dortmund), Nuno Mendes (Paris Saint-Germain) hingga Bukayo Saka (Arsenal).
Gavi memang menjelma menjadi pemain penting Barcelona musim lalu bersama. Dirinya tidak tergantikan di lini tengah bersama Pedri.
Total musim 2021-2022 kemarin, Gavi bermain sebanyak 47 kali bersama Barcelona di semua kompetisi.
Sementara itu, kiper Real Madrid dan timnas Belgia, Thibaut Courtois menerima Yashin Trophy sebagai kiper terbaik dalam ajang Ballon d'Or 2022.
Kedua penghargaan tersebut diberikan dalam malam seremoni Ballon d'Or 2022 yang berlangsung di Theatre du Chatelet, Paris, Perancis, Selasa (18/10) dini hari WIB.
Dengan Gavi meraih Kopa Trophy 2022, maka dua tahun beruntun pemain Barcelona sabet pemain terbaik U21.
Pada tahun sebelumnya rekan Gavi, Pedri yang meraih Kopa Trophy.
Ini menjadikan Barcelona sebagai tim pertama yang memenangkan penghargaan Kopa Trophy berturut-turut.
Baca Juga: Siapa Alexia Putellas? Gadis Cantik Dilahirkan untuk Sepakbola Hingga Raih Ballon d'Or Fminin 2022
Kiper terbaik
Courtois dinobatkan sebagai kiper terbaik dan berhak menerima Yashin Trophy, sebuah trofi yang namanya terinspirasi dari kiper legendaris Rusia, Lev Yashin.
Courtois terpilih sebagai kiper terbaik tahun ini. Dia tampil brilian di final Liga Champions 2021-2022 dengan menggagalkan rentetan peluang emas Liverpool.
Courtois total membuat 9 penyelamatan saat Real Madrid memenangkan Liga Champions musim lalu.
Saat ditanya tentang target selanjutnya, Courtois berharap bisa memenangkan Piala Dunia bersama tim nasional Belgia.
"Kami berharap memenangi Piala Dunia. Pada 2018 kami kalah melawan Prancis," kata Courtois.
Courtois tercatat sebagai pemain Real Madrid pertama yang mampu menyabet Yashin Trophy. Penghargaan itu mulai diberikan pada Ballon d'Or 2019. (Antara)
Berita Terkait
-
Geger Kabar Minati Julian Alvarez, Barcelona Malah 'Dibully' Atletico Madrid
-
Muak dengan Cara Kotor Barcelona, Atletico Madrid Tawar Lamine Yamal dengan Sebungkus Kuaci
-
Anthony Gordon Jadi Pemain Inggris ke-13 di Barcelona: Siapa yang Paling Sukses?
-
Ditebus Rp1,49 T, Anthony Gordon: Sejak Balita Saya Ingin Main untuk Barcelona
-
Barcelona Tetap Bidik Marcus Rashford Meski Sukses Amankan Anthony Gordon
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji