Suara.com - Berikut tiga sosok yang berhasil juara Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih, di mana hanya ada tiga orang saja yang mampu melakukannya.
Piala Dunia merupakan sebuah ajang bergengsi yang diimpikan banyak elemen di sepak bola, entah itu pemain ataupun negara-negara anggota FIFA.
Impian di Piala Dunia itu tak hanya sekadar tampil begitu saja, melainkan menjadi juara dan bisa mengangkat trofi Jules Rimet yang legendaris itu.
Banyak pelatih dan pemain yang selalu berlomba-lomba bisa merengkuh trofi Piala Dunia karena gengsi yang dimiliki ajang ini.
Tak mengherankan jika tak semua pemain dan pelatih ternama bisa merengkuhnya, meski para pemain dan pelatih ini punya rekam jejak mentereng di kancah sepak bola.
Namun dalam sejarah perhelatan Piala Dunia, ada tiga sosok yang bisa dikatakan sangat beruntung bisa meraih trofi Piala Dunia.
Pasalnya, tiga orang ini bisa meraih trofi Piala Dunia tak hanya sebagai pemain saja, melainkan saat mereka menjadi pelatih.
Lantas, siapa saja mereka? Berikut daftarnya.
1. Mario Zagallo (Brasil)
Baca Juga: Proses Naturalisasi Ivar Jenner dan Justin Hubner Belum Selesai saat Piala Asia U-20 2023 Bergulir
Mario Zagallo merupakan legenda sepak bola Brasil. Dalam kariernya, ia telah mempersembahkan dua trofi Piala Dunia bagi negaranya.
Dua trofi mampu diraihnya saat masih menjadi pemain, di mana ia membawa Brasil meraih titel Piala Dunia pada tahun 1958 dan 1962.
Sedangkan satu gelar lainnya didapatkan saat dirinya menjadi pelatih bagi Brasil pada Piala Dunia 1994. Hanya saja, Zagallo bukanlah pelatih kepala saat itu, melainkan asisten pelatih.
2. Franz Beckenbauer (Jerman)
Sebelum Zagallo meraih titel Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih, ada nama Franz Beckenbauer yang terlebih dulu mendapatkannya.
Beckenbauer tercatat telah mempersembahkan dua trofi Piala Dunia. Satu trofi diberikannya kepada Jerman Barat di Piala Dunia 1974.
Berita Terkait
-
Biaya Gila Parkiran di Piala Dunia 2026: Termurah Rp1,2 Juta, Termahal Rp5 Juta
-
FIFA Jatuhi Sumardji Hukuman Larangan Dampingi Timnas Indonesia Sebanyak 20 Laga, Kenapa?
-
Alasan Timnas Futsal Indonesia Belum Tentu ke Piala Dunia meski Lolos Semifinal Piala Asia Futsal
-
Jelang Lawan Argentina, Timnas Spanyol Dalam Kondisi Mengkhawatirkan, Lini Belakang Krisis
-
Seruan Boikot Menguat,DFBAkhiri Polemik: Jerman Tetap Ikut Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting
-
Saga Transfer Berakhir: Fenerbahce Boyong N'Golo Kante dari Al-Ittihad
-
Apes, Alejandro Garnacho Kena Sial Usai Sindir Manchester United
-
Kontribusi Minim, Apa Kegunaan Viktor Gyokeres di Arsenal?
-
Mengenal Lebih Dekat Ardiansyah Nur Kapten Timnas Futsal Indonesia yang Cetak Sejarah di Piala Asia
-
Ragnar Oratmangoen Batal Gabung Persib Bandung?
-
Dari Jayapura ke Panggung Asia: Wendy Brian Ick, Motor Kemenangan Timnas Futsal Indonesia