Usai tiga tahun berdiri, sepak bola Tunisia kemudian bergabung menjadi anggota FIFA dan CAF atau Konfederasi Sepak Bola Afrika pada 1960.
Setelah bergabung menjadi anggota FIFA dan CAF, Tunisia pun mulai banyak berpartisipasi di ajang resmi, salah satunya adalah Olimpiade 1960 Roma.
Di era 1960 hingga akhir 1970 an, sepak bola Tunisia pun langsung mencapai puncak kesuksesannya dengan kehadiran generasi emas.
Dalam rentang waktu tersebut, Tunisia bisa menembus Piala Afrika, Piala Arab, dan juga tampil pertama kalinya di Piala Dunia 1978.
Namun setelahnya Tunisia mengalami kemerosotan di tahun 1978 hingga 1994, dengan kegagalan menembus beberapa kompetisi internasional.
Barulah setelah itu Tunisia mulai perlahan bangkit hingga berhasil menembus tiga edisi Piala Dunia secara beruntun, yakni pada edisi 1998, 2002, dan 2006.
Bahkan pada tahun 2004, Tunisia berhasil menjuarai Piala Afrika perdananya dan menjuarai sederet turnamen non resmi di level internasional.
Kebangkitan sepak bola Tunisia di akhir tahun 1990 an hingga saat ini sempat membuat Elang Kartago mampu mencapai ranking 14 FIFA, yang menjadi ranking tertinggi sepanjang sejarahnya.
[Penulis: Felix Indra Jaya]
Baca Juga: Ikut TC Timnas Indonesia U-19 di Eropa, Zanadin Fariz Masih Adaptasi Cuaca Dingin
Berita Terkait
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
10 Pelatih Legendaris dengan Rekor Ciamik di Piala Dunia, Siapa Paling Berkesan?
-
Ada Miracle of Bern, Ini 8 Comeback Gila yang Terjadi di Piala Dunia
-
Pujian Vinicius untuk Lamine Yamal: Dia Bisa Menangkan Piala Dunia Sendirian
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions
-
10 Pelatih Legendaris dengan Rekor Ciamik di Piala Dunia, Siapa Paling Berkesan?