Suara.com - Borneo FC masih menunggu jawaban dari tim-tim yang diajak untuk melakukan laga uji coba selama skuad Pesut Etam menjalani pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta.
Selama menjalani TC di Yogyakarta pada 26 Oktober-19 November mendatang, Borneo FC telah mengagendakan setidaknya empat pertandingan uji coba dengan tim-tim lain.
"Sekarang kami tinggal menunggu jawaban dari tim-tim yang kami ajak untuk uji coba selama kami ada di sini," kata Asisten Pelatih Borneo FC Miftahuddin Mukson yang dikutip Antara dari laman resmi klub, Sabtu (29/10/2022).
Tanpa menyebut detail tim yang diajak untuk menjalani laga uji coba, Miftah menjelaskan laga uji coba itu dimaksudkan sebagai bagian dari persiapan bergulirnya kembali kompetisi Liga 1 2022/2023.
Mengenai TC yang sudah berjalan selama tiga hari, Miftah menyebutkan seluruh armada dalam kondisi yang sangat baik, dan antusias dalam menjalani latihan di Kota Gudeg.
"Semua pemain juga antusias dalam latihan di Yogyakarta," katanya.
Miftah berharap segera ada kepastian soal kelanjutan kompetisi, mengingat sudah beberapa pekan terlewati tanpa adanya kepastian kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu.
"Kita semua berharap ada kepastian soal kompetisi ini. Namun kami tetap berpatokan pada agenda awal, yakni 25 November," ujarnya.
Miftah mengaku persiapan selama 3 sampai 4 pekan akan sangat ideal bagi Borneo FC, sebab di waktu seperti sekarang tim sudah memasuki tahap pemantapan tim untuk menjalankan taktik dan strategi, sebagaimana seperti awal musim.
Baca Juga: Madura United Pulangkan Pelatih dan Pemain Asing, Ada Apa?
Apalagi, kata dia, Andre Gaspar sebagai pelatih pengganti Milomir Seslija akan punya banyak waktu untuk mematenkan skema permainan yang diinginkannya saat ini.
"Makanya saya bilang, waktu saat ini sangat ideal untuk persiapan tim. Tapi ya itu tadi, semoga saja kompetisi tak ditunda lagi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli