Suara.com - Laga pekan ke-14 antara Newcastle United vs Aston Villa yang berakhir dengan kemenangan 4-0 tuan rumah Newcastle di St James' Park akhir pekan kemarin jadi laga yang bersejarah di Liga Inggris.
Newcastle jadi tim pertama dalam sejarah di Liga Inggris yang melakukan enam pergantian dalam satu laga. Ya, enam!
Pelatih The Magpies, Eddie Howe melakukan enam substitusi alias enam pergantian pemain di babak kedua.
Unggul empat gol, Newcastle mengistirahatkan Joe Willock dan Sven Botman. Howe memasukkan Jacob Murphy dan Matt Targett di menit ke-71.
Lalu 12 menit berselang, giliran Jonjo Shelvey dan Jamaal Lascelles yang masuk menggantikan Bruno Guimaraes dan Fabian Schar.
Terakhir, empat menit sebelum full time, Miguel Almiron diganti Allan Saint-Maximin sementara pencetak dua gol di laga ini, Callum Wilson diganti dengah Chris Wood.
Lantas, bagaimana bisa Newcastle melakukan enam pergantian pemain? Jawabannya adalah berkat peraturan baru soal cedera kepala.
Di babak pertama, kiper Aston Villa Emiliano Martinez harus ditarik keluar karena mengalami benturan kepala, ia digantikan kiper pelapis Robin Olsen.
Peraturan baru EPL menyatakan bahwa tim berhak mendapat satu tambahan pergantian khusus untuk mengganti pemain yang mengalami cedera kepala.
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris Usai Gelaran Pekan ke-14: Arsenal Mantap di Puncak, Liverpool Nelangsa
Well, jika lawan mendapat pergantian ekstra dari cedera kepala, tim Anda juga mendapatkan satu pergantian ekstra.
Seperti diketahui, musim ini Liga Inggris memang kembali membolehkan lima substitusi pemain.
Kemenangan telak lawan Aston Villa sendiri melanjutkan tren positif Newcastle di Premier League musim ini.
The Magpies mantap di bercokol di peringkat keempat klasemen sementara, hanya terpaut tujuh poin dari Arsenal di puncak klasemen, serta mengungguli Manchester United dan Chelsea yang kini menempati peringkat kelima dan keenam.
Newcastle asuhan Howe juga menjadi tim dengan pertahanan terbaik sejauh ini di EPL 2022/2023. Mereka baru kemasukan 10 gol dalam 13 pertandingan, mengungguli Arsenal dan Manchester City yang kemasukan 11 gol dalam 12 laga.
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan Rp 347 Miliar Tolak Timnas Indonesia Kini Jadi Aset Emas di Liga Inggris
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama
-
Duit Rp1 T Terbuang Sia-sia, Edwin Van der Sar Sayangkan Nasib Onana di MU
-
Bek Manchester United Dijatuhi Larangan Mengemudi 6 Bulan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Heboh Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Akun Resmi Serie A Italia: Jay Idzes Aja Bangga!
-
Persiapan Singkat, Persib Bandung Waspadai Parkir Bus Madura United
-
Rekor Pribadi Jordi Amat Pecah di Persija, Musim Perdana Jadi yang Paling Produktif
-
5 Pemain yang Kariernya Melejit Usai Bela Timnas Indonesia
-
Dulu Mereka Bintang Timnas Indonesia Kini Terbuang ke Klub Kecil
-
PSSI Tantang John Herdman Buktikan Kualitas di FIFA Series 2026
-
Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
-
Laurin Ulrich Lebih Prioritaskan Jerman Ketimbang Timnas Indonesia
-
3 Pemain Timnas Indonesia Harus Naik Meja Operasi Akibat Cedera Parah
-
Pemain Keturunan Rp 347 Miliar Tolak Timnas Indonesia Kini Jadi Aset Emas di Liga Inggris