Suara.com - Setelah resmi memperkenalkan Leonardo Medina sebagai pelatih baru, Persis Solo seperti mendapat rezeki. Mereka akan melakoni uji coba melawan raksasa Malaysia Johor Darul Ta'zim (JDT).
Pertandingan melawan JDT merupakan rangkaian TC bersama dengan Persis Solo. Hal ini berdasarkan surat yang diterima oleh manajemen Persis pada 4 November dari Direktur JDT Alistair Edwards.
Adapun undangan training camp dan laga persahabatan di Johor pada 9-18 November 2022. Tanpa ragu manajemen Persis memutuskan untuk menerima undangan dari klub yang berlaga di Malaysia Super League tersebut.
Selain melakoni TC dan laga persahabatan, manajemen Persis juga berencana untuk melakukan studi banding sekaligus riset terkait tata kelola klub, infrastruktur pendukung, sistem akademi, dan manajerial yang diterapkan oleh JDT
Seperti diketahui, JDT adalah salah satu tim besar di Malaysia. Oleh sebab itu, patut dijadikan contoh oleh Persis Solo.
Akan ada 26 pemain plus pelatih dan official yang akan bertolak ke Johor. Setibanya di sana skuad Persis akan melakoni TC beserta dua kali laga persahabatan.
Leonardo Medina mengaku cukup senang dengan adanya program ini. Apalagi, Liga 1 2022/2023 belum jelas kapan akan kembali dilanjutkan.
“Kami telah bekerja keras untuk menjaga aspek fisik pemain agar senantiasa prima ketika liga dihentikan sementara. Hal yang terpenting saat ini bagi kami adalah untuk menjaga fokus dan menemukan gaya bermain sebagai identitas tim," kata Media dilansir dari laman klub, Senin (7/11/2022).
"Kami juga fokus untuk mempertajam lini serang dan menambah kesolidan lini belakang. Hal ini penting, karena transisi di antara kedua aspek tersebut dapat membuat kita mendominasi penguasaan bola di dalam sebuah laga,” ujar pria yang akrab disapa Leo itu.
“Kesempatan training camp di Johor ini bagus untuk tim, karena memberikan kesempatan kepada kami untuk menjajal variasi level dari kompetisi yang berbeda," sambungnya.
Sebelumnya, Persis Solo mengenalkan Leonardo Medina sebagai pelatih anyar, Minggu (6/11/2022). Sang juru formasi adalah bekas asisten JDT dalam tiga musim terakhir.
Berita Terkait
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
Pelajar SMP Indonesia Juara ESD Symposium di Malaysia, Kalahkan Peserta SMA dari Berbagai Negara
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil