Suara.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berharap proses pengambilan sumpah sebagai warga negara Indonesia (WNI) untuk Shayne Pattynama, Jordi Amat, dan Sandy Walsh bisa berlangsung serentak.
Hal itu bertujuan untuk mempercepat proses naturalisasi ketiga pemain agar bisa tampil memperkuat Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2022.
Shayne Pattynama baru saja menjalani tahap wawancara dengan Komisi X DPR RI pada Selasa (8/11/2022) untuk membahas proses perubahan kewarganegaraan pemain 24 tahun tersebut.
Setelahnya, masih ada beberapa tahap yang harus dilalui Shayne Pattynama yakni wawancara dengan Komisi III untuk kemudian wacana naturalisasinya dibahas di rapat paripurna DPR RI.
Setelah itu, Shayne Pattynama tinggal menunggu surat keputusan Presiden sebelum diambil sumpahnya sebagai WNI di kantor wilayah Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham).
Sementara untuk Jordi Amat dan Sandy Walsh, kedua pemain keturunan ini sudah sampai pada tahap menunggu surat keputusan Presiden untuk kemudian diambil sumpah sebagai WNI.
Melihat proses naturalisasi ketiga pemain yang hampir mendekati akhir, PSSI berharap ada akselerasi untuk segera menjadikan ketiganya berstatus WNI.
Pasalnya, PSSI kini sedang dikejar waktu mengingat Timnas Indonesia akan segera berlaga di Piala AFF 2022 yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Desember 2022 hingga 16 Januari tahun depan.
Iriawan berharap proses Shayne Pattynama bisa dipercepat. Ini demi harapan Shin Tae-yong agar lini belakangan Timnas Indonesia bisa lebih kuat dengan suntikan tiga pemain keturunan tersebut.
"Kita berharap sama-sama biar bisa sekaligus (pengambilan sumpah). Mereka bertiga adalah pemain belakang yang disiapkan untuk mem-backup barisan belakang," kata Iriawan saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (8/11/2022).
"Tiga-tiganya pas sesuai analisis Shin Tae-yong, kami akan berkomunikasi dengan Kemenkumham agar tiga-tiganya bisa sekaligus. Shin Tae-yong sudah mensimulasikan dengan saya di barisan belakang timnas," sambungnya.
Terkini, PSSI masih memiliki waktu kurang lebih satu bulan untuk menyelesaikan proses naturalisasi Shayne, Sandy dan Jordi Amat. Meski demikian, Mochamad Iriawan sendiri tidak menjamin ketiganya bisa berbaju merah putih di Piala AFF 2022.
"Kita harapkan begitu (main di AFF) karena sekarang tanggal 8 (November), masih ada satu bulan ya. Kalau bisa sudah ada sumpah," terang Iriawan.
"Mudah-mudahan tanggal 15 (November) sudah selesai dan mereka bisa segera bermain dan menjadi bantuan untuk timnas kita terutama untuk membendung serangan lawan," pungkasnya.
Di Piala AFF 2022 Timnas Indonesia berada di Grup A bersama dengan Thailand, Kamboja, Filipina, dan pemenang play-off antara Brunei Darussalam kontra Timor Leste.
AFF sendiri mengizinkan setiap tim peserta untuk mendaftarkan maksimal 70 pemain pada 20 November 2022, sebelum mengerucutkannya menjadi 23 pemain untuk didaftarkan maksimal hingga H-1 pertandingan pertama masing-masing tim.
Tag
Berita Terkait
-
Tok! DPR Setuju Shayne Pattynama Dinaturalisasi Demi Timnas Indonesia
-
Profil Stadion Batakan, Calon Kandang Timnas Indonesia di Piala AFF 2022
-
2 Rekor Timnas Indonesia di Piala Dunia yang Sangat Sulit Dipecahkan Negara Mana pun
-
Sudah Kabarkan Voter, PSSI Siap Gelar Kongres Biasa pada 7 Januari 2023
-
Komisi X DPR Bakal Bahas Naturalisasi Shayne Pattynama
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777
-
Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta
-
Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu
-
Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare