Suara.com - Timnas Indonesia terancam tampil tanpa pemain naturalisasi di Piala AFF 2022. Di antaranya adalah Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Shayne Pattynama. Beberapa alasan ini berkaitan dengan alur dan prosedur administrasi yang panjang dan menghabiskan waktu.
Ada pula tanggal pendaftaran pemain untuk Piala AFF 2022 yang sudah mepet. Tak hanya itu saja, kondusivitas PSSI juga turut berpengaruh dalam mengawal proses naturalisasi para pemain keturunan ini untuk segera mendapatkan status sebagai WNI.
Dengan demikian, Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Shayne Pattynama bakal menerima kenyataan pahit karena tak bisa membantu perjuangan anak asuh Shin Tae-yong berjuang di Piala AFF 2022.
Berikut ini alasan Timnas Indonesia terancam tampil tanpa pemain naturalisasi di Piala AFF 2022:
1. Deadline Pendaftaran yang Sudah Mepet
Salah satu alasan terkuat yang bakal menghambat penampilan para pemain keturunan Indonesia untuk tampil di Piala AFF 2022 ialah tenggat pendaftaran pemain yang mepet.
sebagai informasi, tenggat pendaftaran skuad awal untuk Piala AFF 2022 akan jatuh pada 20 November 2022. Artinya, timnas Indonesia hanya punya waktu kurang dari dua pekan.
Mepetnya ketersediaan waktu yang dimiliki oleh PSSI untuk mendaftarkan pemain ini bisa mengganjal Jordi Amat, Sandy Walsh, untuk tampil di Piala AFF 2022.
2. PSSI Banyak Hadapi Masalah
Baca Juga: Shayne Pattynama Bakal Segera Bela Timnas Indonesia, Bagaimana Nasib Pratama Arhan?
Di tengah mepetnya ketersediaan waktu pendaftaran pemain, PSSI juga mengalami hambatan lainnya untuk mengurus proses naturalisasi pemain keturunan tersebut.
Hal ini tak terlepas dari situasi dan kondisi federasi yang ditimpa banyak sekali persoalan selepas meletusnya Tragedi Kanjuruhan pada awal Oktober lalu.
Karena insiden itu, PSSI mendapat desakan luar biasa untuk segera menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) oleh sejumlah tim Liga 1 serta suporter.
Bahkan, sampai saat ini, seluruh kompetisi sepak bola di Indonesia masih tiarap karena belum juga mendapatkan izin penyelenggaraan.
3. Alur Prosedur Administrasi Negara
Untuk bisa mendapatkan status sebagai warga negara Indonesia, para pemain keturunan ini harus melewati sederet alur dan prosedur administrasi yang sangat panjang.
Tag
Berita Terkait
-
DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery! Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia
-
Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Kilas Balik: Dulu Jepang Dibantai Tan Liong Houw Dkk Kini Hajar Brasil
-
Kunjungi Indonesia, Legenda MU Edwin van der Sar Soroti Masa Depan Skuad Garuda
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan