Suara.com - CEO Semen Padang, Win Bernadino meminta PSSI lebih bijak mengambil keputusan terkait lanjutan kompetisi Liga Indonesia pasca insiden di Kanjuruhan awal Oktober lalu.
"Ada isu kompetisi akan dilanjutkan dengan sistem bubble serta tanpa penonton, ini tentu tidak adil," ketus Win seperti dimuat Antara, Selasa (8/11/2022).
Semen Padang tidak sepakat jika PSSI sebagai federasi sepak bola Indonesia mengubah tatanan kompetisi yang telah berjalan karena setiap daerah berbeda.
Salah satu pemasukan bagi klub sepak bola di Indonesia adalah tiket masuk yang dibayarkan penonton dan jika tanpa penonton tentu potensi pendapatan itu hilang.
"Apalagi selama ini satu daerah tersebut tidak pernah ada kekerasan atau insiden serupa, bisa dikatakan aman dan harus mendapatkan hukuman bertanding tanpa penonton tentu ini tidak baik," tutur Win.
Dia meminta kepastian kepada PSSI terkait kelanjutan kompetisi ini seperti apa sehingga klub dapat mengambil sikap.
"Apa kompetisi dilanjutkan, jika iya tentu harus ada jadwal yang dapat disepakati. Jika dihentikan tentu ada pengumuman resmi," kata Win.
Ia mengaku sampai saat ini belum mendapatkan informasi resmi terkait kelanjutan liga dan pihaknya terpaksa latihan tanpa ada kepastian kapan Liga 2, kompetisi yang diikuti Semen Padang, mulai lagi.
"Ini sudah satu bulan lebih tentu harus ada kepastian sehingga kita bisa bersikap. Ini saja kita bingung, mau meliburkan tim susah, mau tetap latihan susah dan biaya operasional harus tetap berjalan," keluh Win.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 Jadi Lawan Jepang? Ini Komentar Iwan Bule
[Antara]
Berita Terkait
-
Erick Thohir Apresiasi Timnas Putri usai Juara AFF Women's Cup 2026
-
Timnas Putri Indonesia Back-to-Back Juara Piala AFF 2026, Erick Thohir Angkat Topi
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
-
Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle
-
Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur
-
Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan