Suara.com - 10 ribu suporter sepak bola Timnas Prancis sudah terdaftar menyaksikan Piala Dunia 2022 karena Prancis tidak akan memboikot turnamen yang akan digelar di Qatar itu. Demikian kata duta besar Prancis untuk Qatar seperti dikutip AFP, Selasa (8/11/2022).
Duta Besar Jean-Baptiste Faivre juga berkata dalam wawancara televisi yang disiarkan Selasa bahwa 300 polisi Prancis akan membantu Qatar dalam mengamankan Piala Dunia yang berlangsung dari 20 November sampai 18 Desember 2022 itu.
Qatar terus disorot karena catatan hak asasi manusianya menjelang kick-off turnamen itu.
Paris dan sejumlah kota lainnya di Prancis menyatakan tidak akan menggelar nonton bareng di depan layar raksasa sebagaimana biasa mereka lakukan saat ada turnamen besar olahraga.
Mantan pemain Timnas Prancis, Eric Cantona menjadi salah satu tokoh di Eropa yang menyerukan boikot Piala Dunia atas perlakuan Qatar terhadap pekerja asing dan hak-hak perempuan serta LGBTQ.
Faivre berkata kepada saluran olahraga Al-Kass bahwa seruan boikot itu tidak mencerminkan sikap pemerintah Prancis.
"Prancis tidak akan memboikot Piala Dunia," tuturnya.
Menurut Faivre, pertandingan Piala Dunia tidak akan digelar dalam layar-layar raksasa untuk nonton bareng karena kota-kota di Prancis memang sedang diselimuti suhu dingin, selain karena biaya yang mahal untuk membentuk tempat nonton bareng atau fanzone.
Dia mengatakan ada anggapan lain tentang Qadar yang sudah terbentuk di Prancis dan ini perlu diluruskan.
Baca Juga: Pengelola Sebut SUGBK Bisa Gelar Laga Liga 1 Sebelum Piala Dunia U-20
"Tentu saja Qatar dikenal sebagai mitra ekonomi dan memang benar investasi dan kontrak identik dengan lapangan kerja dan pertumbuhan di Prancis, tetapi hubungan antara Qatar dan Prancis lebih dari sekadar itu," kata Faivre.
FIFA mengatakan Prancis adalah salah satu dari 10 pasar teratas untuk 3,1 juta tiket.
Sang duta besar mengatakan 10.000 orang Prancis telah mendaftar dalam kartu pass penggemar Hayya yang diperlukan untuk memasuki Qatar.
Lebih dari sejuta orang diperkirakan akan mengunjungi Qatar selama turnamen itu berlangsung.
Prancis adalah salah satu dari 15 negara yang membantu Qatar mengamankan Piala Dunia. Turki, Pakistan dan Maroko juga mengirimkan ribuan polisi untuk membantu pasukan Qatar.
[Antara]
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Piala Dunia, John Herdman Tantang Skuad Garuda Pecahkan Rekor Lawan Tim Eropa
-
Motivasi John Herdman Latih Timnas Indonesia: Ingin Cetak Sejarah di Hadapan 280 Juat Orang
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Leon Goretzka Pemain Pertama yang Blak-blakan Kritik Trump Jelang Piala Dunia 2026
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Meroket Gila-gilaan, Calo Berpotensi Raup Untung Besar
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
DUAAAARRR Detik-detik Flare Maut Hantam Emil Audero, Terdengar Ledakan Keras!
-
Flare Maut: Emil Audero Luka Bakar, 3 Jari Fans Inter Milan Putus
-
Media Italia: Jay Idzes Cegah Aksi Liar Muharemovic
-
Pemain Keturunan Rp 15,64 Miliar Cetak Gol Bikin Calon Klub Marteen Paes Kena Mental
-
Tragedi Flare Fans Inter Milan, Lautaro Martinez: Kami Minta Maaf ke Emil Audero
-
Emil Audero Dirawat usai Dilempar Flare, Luka di Kaki Kanan dan Tidak Bisa Mendengar
-
INNALILLAHI Emil Audero Dilempar Flare saat Laga Lawan Inter Milan
-
Alasan Timnas Futsal Indonesia Tidak Boleh Anggap Remeh Vietnam
-
Kata Petinggi Persib Usai Jadwal Pertandingan di Super League Ditunda
-
Ini Hasil Pertemuan I.League dan John Herdman