Suara.com - Timnas Swiss akhirnya merilis nama-nama pemain yang akan dibawa ke PIala Dunia 2022 di Qatar. Ajang ini berlangsung pada 20 November - 18 Desember 2022.
Pelatih Swiss, Murat Yakin, total membawa 26 pemain ke Qatar. Di Piala Dunia kali ini, Yakin mengkombinasikan komposisi pemain muda dan senior.
Harapannya komposisi ini bisa membawa Swiss melangkah jauh di Piala Dunia 2022. Adapun, ini menjadi edisi ke-12 bagi Swiss bermain di Piala Dunia.
Capaian terbaik Swiss di Piala Dunia adalah mencapai babak perempat final yakni pada edisi 1943, 1938, dan 1954. Selebihnya, mereka hanya mampu mencapai babak 16 besar besar dan lebih banyak kandas di babak penyisihan grup.
Di Piala Dunia 2018, Swiss membuat kejutan. Tergabung bersama Brasil, Serbia, dan Kosta Rika, Swiss tak pernah kalah di penyisihan grup.
Swiss lalu lolos ke babak 16 besar, sebelum dikalahkan oleh Ukraina. Di Piala Dunia 2022, Swiss ada di Grup G bersama Brasil, Serbia, dan Kamerun.
Brasil masih jadi calon terfavorit untuk lolos ke babak selanjutnya, tapi Swiss menjadi tim dengan peluang lolos yang juga besar.
Untuk meraih hasil maksimal, Yakin memanggil nama-nama lawas macam Yann Sommer di pos penjaga gawang. Namun, tempat utama sepertinya akan diisi oleh kiper Borussia Dortmund, Gregor Kobel.
Sedangkan di lini belakang, ada nama bek Manchester City, Manuel Akanji.
Baca Juga: Real Madrid vs Cadiz, Ancelotti Harap Fokus Pemain Tak Terpecah Persiapan Piala Dunia 2022
Di lini tengah, Swiss masih didominasi nama-nama lawas seperti Granit Xhaka, Xerdan Shaqiri, hingga Denis Zakaria. Ada juga nama-nama muda seperti Ardon Jashari dan Fabien Rieder.
Untuk lini depan, Swiss bakal mengandalkan penyerang AS Monaco yang sedang impresif, Breel Embolo. Ada juga Noah Okafor, Haris Seferovic, hingga Ruben Vagas.
Daftar resmi skuad Timnas Swiss di Piala Dunia 2022:
Kiper
Gregor Kobel (Borussia Dortmund)
Philipp Kohn (RB Salzburg)
Jonas Omlin (Montpellier)
Yann Sommer (Borussia Monchengladbach)
Bek
Berita Terkait
-
Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Penantian 72 Tahun Berakhir, Granit Xhaka Sebut Skuad Swiss Sekarang Sangat Luar Biasa
-
Prediksi Swiss vs Kolombia, Xhaka Kontrol Laga, Los Cafeteros Harus Waspada
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan