Suara.com - Bruno Fernandes sinis tatap Cristiano Ronaldo saat bertemu di ruang ganti saat sesi latihan menjelang Piala Dunia 2022 Qatar. Bahkan Cristiano Ronaldo sempat mengulurkan tangan tangannya untuk berjabatan, Bruno Fernandes sempat tidak meladeni.
Dalam video viral yang beredar di media sosial dan tersiar di TV internasional. Bruno Fernandes tampaknya tidak senang melihat rekan setimnya di Manchester United Cristiano Ronaldo ketika kedua bintang itu bergabung untuk tugas internasional bersama Portugal di Piala Dunia di Qatar.
Dalam video itu, Ronaldo berusaha menyapa Bruno Fernandes dengan jabat tangan.
Meskipun sang gelandang menerimanya, Ronaldo dibiarkan ternganga saat Fernandes tampaknya memberinya sapaan yang paling dingin.
Tampak Bruno Fernandes hanya berbicara singkat kepada Ronaldo, sebelum melirik ke belakang dengan pandangan seakan meremehkan Ballon d'Or lima kali dan berjalan pergi untuk bergabung dengan rekan setimnya yang lain.
Sebelumnya, Cristiano Ronaldo, secara mengejutkan memberi pernyataan kontroversial saat menjalani sesi wawancara eksklusif bersama jurnalis ternama Inggris, Piers Morgan.
Dalam sesi wawancara itu, berbagai kritik tajam disampaikan Cristiano Ronaldo kepada Manchester United. Ia menilai, Setan Merah tak ada perkembangan berarti semenjak Sir Alex Ferguson pensiun.
Berbagai pernyataan kontroversial itu diungkapkannya dalam wawancara eksklusif bersama Piers Morgan yang disiarkan oleh Talk TV pada Minggu (13/11/2022) waktu setempat.
Pernyataan kontroversial yang dilemparkan CR7 ketika menjalani sesi wawancara kepada Piers Morgan ialah mempertanyakan kompetensi mantan manajer MU, Ralf Rangnick.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Merasa Dikhianti Manchester United, Hingga Tak Punya Rasa Hormat ke Erik ten Hag
Menurut CR7, Ralf Rangnick bukanlah sosok pelatih sepak bola. Bahkan, dia menyebut bahwa sebelumnya belum pernah mendengar kiprah apa pun soal juru taktik asal Jerman tersebut.
“Setelah Ole pergi, mereka membawa direktur olahraga, Ralf Rangnick. Seseorang yang tidak dapat memahami oleh siapa pun. Orang ini bahkan bukan pelatih,” katanya.
“Klub besar seperti MU membawa Direktur Olahraga sebagai pelatih tidak hanya mengejutkan saya, tetapi juga dunia. Jika Anda bukan pelatih, bagaimana Anda akan menjadi pelatih Manchester United? Saya bahkan belum pernah mendengar tentangnya sebelumnya.”
CR7 menyebut secara blak-blakan bahwa dirinya merasa dikhianati oleh beberapa orang di Manchester United, mulai dari Erik ten Hag, hingga sejumlah petinggi di manajemen.
Bahkan, dia menyebut bahwa beberapa orang itu membuatnya merasa tidak diinginkan berada di klub yang berbasis di Old Trafford tersebut.
“Saya merasa dikhianati, bukan hanya oleh pelatih, tetapi 2-3 orang lain di sekitar klub. Ya, (mereka ada di level eksekutif). Saya merasa dikhianati. Sejujurnya, saya tidak boleh mengatakan itu, tetapi saya tidak tahu,” ujarnya.
“Saya tidak peduli, orang harus mendengarkan. Saya merasa dikhianati dan saya merasa bahwa beberapa orang tidak menginginkan saya di sini. Tidak hanya tahun ini, tetapi juga tahun lalu,” lanjutnya.
Selanjutnya, pernyataan yang barangkali paling kontroversial dalam sesi wawancara ini ialah ketika Cristiano Ronaldo secara terang-terangan mengakui bahwa dirinya tak menghormati Erik ten Hag, manajer Manchester United.
Pernyataan yang dilontarkan kapten timnas Portugal ini tentu saja selaras dengan sikap buruknya selama memperkuat Setan Merah sejak berada di bawah arahan Erik ten Hag.
Sebab, CR7 sempat melakukan banyak kontroversi, mulai dari absen dalam persiapan pramusim, meninggalkan stadion sebelum laga berakhir, hingga menolak dimainkan sebagai pemain pengganti oleh Ten Hag.
“Saya tidak menghormatinya (Erik ten Hag) karena ia tidak menunjukkan rasa hormat kepada saya. Jika Anda tidak menghormati saya, saya tidak akan pernah menghormati Anda,” kata Cristiano Ronaldo.
Berita Terkait
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Tanpa Klub, Eks Manchester United Jesse Lingard akan Hijrah ke Brasil
-
Usia 32 Tahun, Michael Carrick 'Spill' Nasib Harry Maguire
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Badai Cedera Manchester United: Perkembangan Pemulihan Matthijs de Ligt Berjalan Lambat
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan