Suara.com - Kapten Timnas Prancis Hugo Lloris memastikan dirinya tidak akan mengikuti para kapten tim-tim Eropa mengenakan ban kapten anti-diskriminasi dalam Piala Dunia 2022 di Qatar.
Lloris sebelumnya menolak mengatakan apakah dia akan turut serta dalam prakarsa mendukung kampanye OneLove selama satu musim untuk mempromosikan inklusivitas yang menampilkan ban lengan berbentuk hati dengan garis warna pelangi di dalamnya.
"Saya sudah sangat jelas soal ini dan saya tak mau menambahkan apa pun," kata Lloris seperti dikutip Antara dari AFP.
Dia mengatakan dia ingin "menunjukkan rasa hormat" kepada negara tuan rumah Qatar yang mendapatkan sorotan karena perlakuannya terhadap pekerja asing, kaum perempuan dan komunitas LGBTQ.
"Ketika kita pun menyambut pendatang asing ke Prancis, kita selalu ingin mereka menghormati norma dan budaya kita. Saya akan melakukan hal yang sama saat pergi ke Qatar," kata dia.
Komentarnya ini senada dengan Presiden Federasi Sepak Bola Prancis Noel Le Graet yang menentang prakarsa mengenakan ban kapten warna warni atau pelangi.
Lloris absen karena cedera saat bek Manchester United Raphael Varane mengenakan ban kapten pelangi dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Denmark pada September. Saat itu, Varane menyebutnya "suatu kehormatan".
Prakarsa ini diumumkan September di mana Lloris dan Harry Kane menjadi di antara kapten dari 10 negara Eropa yang diperkirakan bakal mengenakan ban kapten di Qatar di mana homoseksualitas adalah ilegal.
Namun, badan sepak bola dunia FIFA itu belum memberikan dukungannya kepada prakarsa tersebut.
Baca Juga: 5 Tim dengan Skuad Termurah di Piala Dunia 2022, Bisa Apa di Qatar?
Pada Selasa tim Prancis mengumumkan bermaksud menyumbangkan uang kepada organisasi hak asasi manusia dari dana abadi 'Generasi 2018', meskipun Lloris tidak mengungkapkan berapa banyak yang akan diserahkan.
Namun Lloris yang menjadi bintang tim Prancis saat menjuarai Piala Dunia di Rusia empat tahun lalu, mengaku kini ingin fokus kepada sepak bola.
"Ini akan membuat kami terhindari dari menjawab pertanyaan soal ini sebelum dan selama kompetisi karena ada titik di mana Anda harus tetap fokus kepada sepak bola ketimbang menghabiskan energi untuk hal-hal yang bukan tanggung jawab kami," kata dia kepada AFP.
Prancis mengawali upaya mempertahankan trofi Piala Dunia degan melawan Australia pada Selasa depan sebelum melawan Denmark dan Tunisia.
Persiapan mereka terganggu oleh cederanya pemain RB Leipzig Christopher Nkunku yang akhirnya mundur.
Nkunku mengalami cedera lutut pada Selasa saat sesi latihan terakhir Prancis sebelum berangkat ke Qatar dan telah digantikan oleh pemain Eintracht Frankfurt Randal Kolo Muani.
Duo gelandang penting, Paul Pogba dan N'Golo Kante, sudah dipastikan tak membela Prancis.
"Kami kehilangan dua pemain kami yang penting dalam beberapa tahun terakhir, tetapi ada pemain muda yang masuk dan jika mereka masuk skuad, maka itu karena mereka pantas berada di sana," kata Lloris.
Berita Terkait
-
Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi
-
Ledakan Keras Guncang Doha Qatar!
-
Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia
-
Budaya LGBT Jadi Ancaman Negara, Mensesneg Beri Kode Bakal Ada Pembatasan Konten
-
Prabowo Sambangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Samsung Galaxy A27 5G Resmi Hadir, HP Rp5 Jutaan Ini Punya AI Premium dan Update hingga 2032
-
Ketua Komjak RI: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Pembawa Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik
-
Prediksi Lini dan Skor Prancis vs Inggris: Siapa Berhak di Posisi Ketiga?
-
Nobar Piala Dunia 2026 BRI Berkesan: Hangat dan Penuh Kebersamaan, Dari Medan Sampai Jakarta
-
Tim 9 Kejagung Diperingatkan Transparan Dan Jangan Main-main Usut Kasus Febrie Adriansyah
-
Miris! Atap Sekolah Disangga Bambu, Siswa SDN 2 Klepu Minta Tolong Bupati Malang
-
Jejak Pengabdian Serda Hengki yang Terhenti dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
-
Cara Memilih Cushion yang Cocok untuk Kulit Berminyak: Anti Longsor, Wajah Bebas Kilap
-
Drama Penggagalan Penyelundupan 977 Burung di Pelabuhan Bakauheni
-
Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah