- Timnas Qatar meningkatkan kualitas sepak bola melalui investasi pembinaan Aspire Academy guna bersaing di Piala Dunia 2026.
- Kesuksesan Qatar dibuktikan dengan menjuarai Piala Asia secara beruntun pada edisi 2019 di Uni Emirat Arab serta 2023.
- Pemain kunci seperti Akram Afif dan Almoez Ali menjadi tumpuan utama Qatar untuk tampil kompetitif di kancah internasional.
Suara.com - Timnas Qatar kembali menjadi sorotan dalam persaingan sepak bola Asia menjelang putaran final Piala Dunia 2026.
Setelah mencatat sejarah sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, kini Qatar datang dengan ambisi baru untuk membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan utama Asia di panggung dunia.
Skuad berjuluk The Maroons tersebut mengalami perkembangan pesat dalam satu dekade terakhir.
Investasi besar di sektor pembinaan usia muda, fasilitas modern, hingga program naturalisasi pemain membuat Qatar mampu bersaing dengan negara-negara elite Asia seperti Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi.
Prestasi terbesar Qatar datang saat menjuarai AFC Asian Cup 2019 di Uni Emirat Arab.
Ketika itu, Qatar tampil mengejutkan dengan permainan disiplin dan lini serang tajam hingga sukses mengalahkan Jepang di partai final.
Kesuksesan tersebut kemudian kembali ditegaskan saat mereka mempertahankan gelar juara di AFC Asian Cup 2023 yang berlangsung di Doha.
Dalam perjalanan menuju 2026 FIFA World Cup, Qatar mengandalkan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda potensial.
Nama-nama seperti Akram Afif menjadi tumpuan utama di lini depan berkat kreativitas dan kemampuan mencetak gol. Selain itu, Almoez Ali tetap menjadi sosok penting dengan naluri tajam di kotak penalti lawan.
Baca Juga: Punya Pengalaman Bungkam Jepang dan Qatar, John Herdman Pede Pimpin Timnas Indonesia ke Piala Asia
Di sektor tengah, Qatar memiliki pemain-pemain pekerja keras yang mampu menjaga keseimbangan permainan.
Sedangkan lini belakang diperkuat bek-bek tangguh dengan organisasi pertahanan yang disiplin, gaya bermain yang sudah menjadi identitas Qatar sejak era pelatih asal Spanyol membentuk fondasi sepak bola modern mereka.
Kekuatan Utama
Salah satu kekuatan utama Qatar adalah akademi sepak bola Aspire Academy. Akademi tersebut menjadi pusat pengembangan pemain muda dan melahirkan banyak pemain inti tim nasional.
Program pembinaan yang terstruktur membuat Qatar mampu menjaga regenerasi pemain secara konsisten.
Meski sempat tampil kurang memuaskan di Piala Dunia 2022 dengan tersingkir pada fase grup, pengalaman tampil di level tertinggi menjadi modal penting bagi generasi pemain Qatar saat ini. Mereka kini tampil lebih matang dan percaya diri menghadapi persaingan internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
John Herdman Sebut Pemain Diaspora Tak Dijamin Masuk Timnas Indonesia
-
Enzo Maresca Dikabarkan Jadi Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
-
John Herdman Jadikan AFF Batu Loncatan Menuju Piala Asia 2027
-
Amad Diallo Kayak Bocah! Maki-maki Roy Keane Meski Manchester United Menang
-
Era di Manchester City Berakhir, Pep Guardiola Diprediksi Bakal Latih Vinicius dkk
-
Pep Guardiola Tinggalkan Manchester City? Mikel Arteta Kasih Respon Mengejutkan
-
Pengakuan Mengejutkan Lautaro Martinez! Masa Kecil yang Suram hingga Niat Tinggalkan Inter
-
Bukti Borneo FC Belum Menyerah Bersaing dengan Persib Kejar Juara BRI Super League
-
Bisa Kena Tikung, Persib Bandung Terancam Gagal Dapatkan Pemain Incaran dari Belanda
-
Arne Slot Terancam Dipecat Liverpool, Manajemen Bidik Luis Enrique dari PSG