Suara.com - Timnas Indonesia U-20 yang tengah menjalani pemusatan latihan (TC) di Eropa sudah ditunggu masalah besar saat kembali ke Tanah Air. Hal itu lantaran kompetisi sepak bola nasional tak kunjung berlanjut.
Skuad Garuda Nusantara saat ini tengah menjalani TC dan uji coba di Spanyol. Mereka tiba di Negeri Matador setelah melahap latihan dan tujuh uji coba di Turki.
Tim asuhan Shin Tae-yong dijadwalkan menjalani TC di Spanyol hingga 4 Desember mendatang. Dalam periode itu, Timnas Indonesia U-20 setidaknya akan menjalani uji coba empat kali.
Teranyar, Marselino Ferdinan dan kawan-kawan telah memainkan laga kontra Prancis U-20, Jumat (18/11/2022) dini hari WIB. Hasilnya, mereka takluk dengan skor telak 0-6.
Progres Timnas Indonesia U-20 selama di Eropa terancam menjadi sia-sia anda ketika kembali ke Tanah Air kompetisi sepak bola nasional tak kunjung bergulir.
Hal itu yang turut disoroti Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Endri Erawan. Dia khawatir persiapan Timnas U-20 jadi sia-sia karena pemain tak mendapat wadah bertanding sebelum tampil di Piala Asia U-20 2023 dan Piala Dunia U-20 2023.
"Yang jadi permasalahannya begitu mereka kembali (ke Indonesia) Timnas U-20 bubar, Shin Tae-yong fokus ke senior dan pemain akan kembali ke klub. Ada yang ke Persija ada yang ke Borneo FC, PSM, dan semualah," kata Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Endri Erawan di gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat (18/11/2022).
"Hanya dua orang yang ikut TC lagi (Timnas senior) mungkin Marselino (Ferdinan), (Muhammad) Ferarri. Susahnya, 20 sekian pemain itu akan sulit karena kompetisi tak ada," sambungnya.
Sebagai informasi, pasca menjalani TC di Eropa, skuad Timnas Indonesia U-20 akan dikembalikan ke tim masing-masing lantaran pelatih Shin Tae-yong harus fokus memimpin tim senior di ajang Piala AFF 2022.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-20 Dipermalukan Prancis, Shin Tae-yong Akui Marselino Ferdinan Cs Ketakutan
Tanpa adanya kompetisi dampak dari Tragedi Kanjuruhan pada awal Oktober lalu, Zanadin Fariz dan kawan-kawan pastinya bakal kesulitan untuk menjaga kondisi serta mengasah kemampuan.
Karenanya, Endri bersama perwakilan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) menemui Menpora Zainudin Amali, Jumat (18/11/2022). Mereka ingin dibukakan jalan supaya kompetisi bisa dijalankan lagi.
"Makanya kami sampaikan tadi ke Menpora, audiensi, mohon kiranya diperhatikan juga anak-anak Timnas U-20 yang akan berlaga di Piala Asia dan Dunia U-20 supaya apa yang dilakukan di Turki dan Spanyol tak sia-sia."
"Mereka bisa pulang ke Indonesia dan bisa berkompetisi lagi dengan klub-klub Liga 1 dan 2. Keinginan dari teman-teman semua ini bisa terlaksana."
"Diputarnya kembali liga agar anak-anak Timnas U-20 ini terus latihan di klub masing-masing untuk jaga performa, jaga semua yang sudah dihasilkan di Turki dan Spanyol kemarin," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Pratama Arhan Balik ke Indonesia, Tokyo Verdy Kasih Izin Main di Piala AFF 2022?
-
Pemulihan Pasca Tragedi Kanjuruhan, Arema FC Ikuti Program UEFA
-
Menpora Bocorkan Tanda Liga 1 Musim Ini akan Segera Lanjut
-
Profil Loum Tchaouna, Pemain Timnas Prancis U-20 yang Penaltinya Ditepis Daffa Fasya
-
Pertemuan Berlangsung Berjam-jam, Menpora dan LIB Belum Bisa Putuskan Kelanjutan Liga 1
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Klasemen Sementara Peringkat Ketiga Terbaik Piala Dunia 2026: Belgia Terancam, Portugal Belum Aman
-
Fakta Menarik Norwegia vs Senegal: Dari Rekor Erling Haaland hingga Sejarah Gol Marcus Pedersen
-
Batal ke Super League? Gelandang Keturunan Maluku Lebih Dekat ke Kasta Teratas Belgia
-
Ketajaman Erling Haaland Menghancurkan Senegal Sekaligus Mengukir Rekor Piala Dunia 2026
-
Aljazair Comeback Kalahkan Yordania 2-1 dan Jaga Asa Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Pratama Arhan ke Persija Jakarta Susul STY?
-
Rekor Gila Kylian Mbapp Warnai Pesta Gol Prancis Saat Bantai Irak 3-0 di Piala Dunia 2026
-
Kata-kata Mengejutkan Lionel Messi Cetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Meski Gagal Cetak Penalti
-
Catatan Positif dan Negatif Lionel Messi saat Argentina Tundukkan Austria di Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Jadi Raja Gol Piala Dunia, Tapi Rekornya Terancam Disalip Mbappe