Suara.com - Turis Piala Dunia 2022 ditawarkan untuk mengajukan pengembalian biaya atau refund akomodasi hotel di kawasan Fan Village. Hotel di sana merupakan hotel kabin.
Tempat tidur turis dibangun dari plastik yang dibentuk seperti tenda. Plastik itu mirip dengan tenda untuk konser.
Dikutip The Sun, Turis banyak menemukan masalah di hotel itu. Mulai dari proses check in yang berantakan hingga toilet hotel yang bocor. Untuk masuk ke hotel itu perlu waktu 6 jam untuk proses verifikasi.
Padahal mereka sudah membayar 175 poundsterling atau 3,3 juta per malam.
Bahkan ada turis yang sudah pasrah meninggalkan hotel itu mesi sudah bayar Rp 47 juta. Mereka menyebut hotel itu mirip "sampah".
Kalau pun sudah menginap, mereka harus berhadapan dengan panas di dalam hotel. Panasnya hingga 37 derajat celcius.
Sehingga Komite Tertinggi Qatar mengumumkan pengembalian uang penuh untuk yang ingin membatalkan menginap.
"Kami menyadari bahwa sejumlah penggemar mengalami penundaan untuk check-in ke akomodasi Fan Village tertentu karena kelalaian pemilik dan operator. Sebagian unit di fasilitas ini, yang dikirim dan dikelola oleh entitas swasta yang berbeda, belum memenuhi standar yang diiklankan kepada penggemar," begitu pernyataan Komite Tertinggi Qatar.
Baca Juga: Link Live Streaming Swiss vs Kamerun di Piala Dunia 2022
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren
-
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT
-
Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya