Suara.com - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus mengungkapkan peluang laga tunda pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 antara Persib Bandung vs Persija Jakarta digelar tanpa sistem bubble.
Seperti diketahui Liga 1 2022/2023 sedang dihentikan sementara waktu sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober lalu. Ketika itu sedang dimainkan laga pekan ke-11.
Nah, ada tiga pertandingan pekan ke-11 salah satunya adalah super big match antara Persib Bandung vs Persija, lantas bagaimana nasibnya?
Seperti diketahui, Liga 1 2022/2023 dijadwalkan kick-off kembali pada 2 Desember mendatang. Dimulai dari pekan ke-12 sampai putaran pertama selesai akan menggunakan sistem bubble di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Selain itu, seluruh pertandingan dilangsungkan tanpa penonton. Sementara laga tunda pekan ke-11 masih belum diputuskan termasuk duel klasik Persib vs Persija.
"Belum tahu apakah bermain dengan sistem bubble di Jawa Tengah atau Yogyakarta. Nanti kami coba atur di sela-sela," kata Ferry saat ditemui awak media beberapa waktu lalu.
PT LIB belum bisa berbicara lebih panjang tentang nasib tiga laga tunda itu. Ia berharap semuanya akan jelas saat digelarnya rapat koordinasi dengan beberapa kementerian terkait, PSSI, dan Polri.
"Simulasi persisnya belum dibicarakan karena kami harus menunggu rakor dulu," pungkas mantan direktur olahraga Persija Jakarta itu.
Sekedar informasi, Liga 1 2022/2023 dijadwalkan rampung April tahun depan. Sudah dipastikan pertandingan padat bakal menanti tim-tim Liga 1.
Berita Terkait
-
Persib Sumbang 3 Pemain ke Skuad Timnas Indonesia, Luis Milla Bangga
-
Dirut LIB Ferry Paulus: Persija dkk Sepakat Lanjutan Liga 1 Pakai Format Bubble
-
Ferry Paulus: Liga 1 2022/2023 Dilanjutkan Tanpa Penonton
-
Sumardji Bongkar Alasan Klub Liga 1 Pilih Ferry Paulus Sebagai Dirut LIB
-
Alasan Ferry Paulus Masih Pegang Saham Persija Setelah Jabat Dirut PT LIB
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey