Suara.com - Maroko berhasil meraih tiga poin di laga pamungkas Grup F Piala Dunia 2022 usai mengalahkan Kanada 2-1 di Al Thumama Stadium, Kamis (1/12/2022).
Dengan tambahan tiga poin, Maroko yang mengantongi tujuh poin dari tiga laga keluar sebagai pemuncak Grup F dan berhak atas satu tiket babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Jalannya Pertandingan
Menghadapi Kanada di Al Thumama Stadium, Maroko tidak membutuhkan waktu lama untuk mengubah kedudukan. Empat menit bola bergulir, tim besutan Walid Regragui sudah unggul satu gol.
Gol cepat Maroko ke gawang Kanada dicetak oleh Hakim Ziyech. Memanfaatkan blunder pemain Kanada, Ziyech tidak mensia-siakan peluang untuk menjebol gawang Milan Borjan.
Tertinggal satu gol, Kanada mencoba membalas. Namun serangan yang mereka bangun kerap gagal sebelum mencapai sepertiga area lawan.
Memasuki menit 23, papan skor kembali berubah. Maroko berhasil menggandakan keunggulan.
Adalah Youssef En-Nesyri yang mengubah kedudukan menjadi 0-2, meneruskan umpan Achraf Hakimi.
Tersengat gol En-Nesyri, Kanada mencoba menekan. Namun komunikasi yang kurang lancar antarpemain, membuat serangan tim berjuluk Si Merah putus di tengah jalan.
Baca Juga: Fakta Menarik dan Skenario Lolos Kosta Rika vs Jerman, Do or Die buat Der Panzer
Di menit ke-40 serangan yang dilancarkan Kanada akhirnya membuahkan hasil. Berkat gol bunuh diri Naif Aguerd, Kanada memangkas jarak.
Hingga turun minum, skor 1-2 untuk keunggulan Maroko tetap bertahan.
Di babak kedua, Maroko terlihat bermain lebih defensif, seakan ingin mempertahankan keunggulan yang akan mengantar mereka ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Sementara Kanada yang sudah dipastikan masuk kotak, bermain lebih agresif di babak kedua.
Namun demikian hingga menit 65, tekanan yang dilancarkan Kanada belum menghasilkan gol penyeimbang.
Di menit 71, Kanada mendapat peluang untuk mengubah papan skor. Menyambut umpan silang dari tendangan bebas Hutchinson nyaris mengubah papan skor jika saja bola tidak melayang tipis di atas mistar.
Berita Terkait
-
Ungguli Kanada 1-2 di Babak Pertama, Maroko Berpeluang Besar Tampil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2022
-
Menghitung Peluang Kroasia, Belgia dan Maroko Jadi Wakil Grup F di Babak 16 Besar Piala Dunia 2022
-
Profil Zakaria Aboukhlal, Pemain Maroko yang Pandai Mengaji dan Rutin Jadi Imam
-
Achraf Hakimi Peluk dan Cium Sang Ibu Usai Antar Maroko Kalahkan Belgia
-
Brussel Rusuh Setelah Belgia Dikalahkan Maroko di Piala Dunia 2022, Wali Kota Imbau Warga Berlindung
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia